Example floating
Example floating
Peristiwa

Koperasi Merah Putih di Lamongan, Sinergi Babinsa dan Warga Dorong Kemandirian Petani

Ferdi Ragil
×

Koperasi Merah Putih di Lamongan, Sinergi Babinsa dan Warga Dorong Kemandirian Petani

Sebarkan artikel ini

Lamongan, Memo

Upaya membangun kemandirian ekonomi di tingkat desa terus diperkuat melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Salah satunya didirikan di Desa Kramat, Kabupaten Lamongan, dengan fokus utama membantu petani memenuhi kebutuhan dasar pertanian.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

Koperasi ini lahir atas sinergi antara Babinsa dan warga desa. Babinsa Desa Kramat, Serda Teguh Purnomo, menjadi motor penggerak dalam pendirian dan pendampingan koperasi sejak awal hingga berjalan operasional.

“Bagi kami, tugas melayani masyarakat bukan hanya soal keamanan, tapi juga mendukung kesejahteraan mereka. Melalui koperasi ini, masyarakat bisa lebih mandiri secara ekonomi,” kata Serda Teguh, Senin (28/7/2025).

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

KDMP Desa Kramat menyediakan kebutuhan pertanian seperti pupuk dan obat-obatan dengan harga yang lebih terjangkau. Akses yang mudah dan harga yang stabil dinilai mampu mengurangi ketergantungan petani terhadap fluktuasi harga pasar.

Ketua KDMP Desa Kramat, Afandi, menjelaskan bahwa koperasi tersebut telah diresmikan pada 25 Juli 2025 dan kini memiliki sekitar 700 anggota. Ia menyebut sektor pertanian dipilih karena menjadi kebutuhan utama mayoritas warga.

Baca Juga: Duka Bencana Petang Di Kepuhkembeng Jombang Puting Beliung Rusak Rumah Musala Dan Warung Kopi Hingga Warga Alami Trauma

“Kami memulai dari sektor pertanian karena itu yang paling dibutuhkan warga. Saat ini, koperasi menyediakan bahan pertanian sekaligus permodalan bagi petani,” ujarnya.

Dampak positif koperasi mulai dirasakan masyarakat. Sri, salah satu petani anggota koperasi, mengaku kini bisa mendapatkan pupuk dengan harga yang lebih murah dan mudah diakses.

“Sekarang kami bisa beli pupuk dengan harga lebih murah dan mudah. Ini sangat membantu petani kecil seperti kami,” ucap Sri.

Melalui koperasi ini, warga Desa Kramat berharap dapat memperkuat ketahanan ekonomi desa secara kolektif dan berkelanjutan. Inisiatif ini juga dinilai sebagai model pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis gotong royong dan kolaborasi TNI–rakyat.