Jakarta, Memo
Upaya Indonesia memerangi penyakit menular mematikan seperti tuberkulosis (TBC) dan malaria mendapat angin segar dari pendiri Microsoft, Bill Gates. Melalui Gates Foundation, Gates mengucurkan dana hibah fantastis sebesar 159 juta dolar AS (sekitar Rp2,5 triliun) untuk pengembangan vaksin dan penguatan sistem kesehatan di Tanah Air. Komitmen ini menjadi fokus utama dalam kunjungan Gates ke Indonesia, di mana ia bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.
Pertemuan tersebut secara spesifik membahas progres pengembangan vaksin untuk TBC dan malaria, dua penyakit yang masih menjadi beban kesehatan masyarakat Indonesia. Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung penuh upaya pengembangan vaksin ini, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap kualitas hidup masyarakat.
Baca Juga: Gelombang Baru Covid-19 Hantui Singapura dan Hong Kong, Dokter Ingatkan Pentingnya Imunitas
“Pengembangan vaksin untuk penyakit menular seperti TBC dan malaria adalah prioritas kami. Kami sangat mengapresiasi dukungan Gates Foundation dalam upaya ini,” ujar Presiden Prabowo dalam pertemuan di Istana Negara.
Salah satu proyek yang menjadi sorotan adalah uji klinis tahap tiga vaksin TBC M72/AS01E, yang telah dikembangkan sejak awal tahun 2000-an. Saat ini, uji klinis tersebut melibatkan sekitar 20.000 orang di lima negara, termasuk Indonesia. Sejak Maret 2024, sekitar 2.000 orang di Indonesia telah menerima vaksin ini.
Baca Juga: Langkah Strategis Prabowo, Prioritas Hubungan Global, Pilih Rusia Dibanding KTT G7












