Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
KEDIRI RAYA

Pemkot Kediri Kerjasama Bhanu Yasa Sejahtera Perkuat Peran Kader TBC Melalui Pelatihan

A. Daroini
×

Pemkot Kediri Kerjasama Bhanu Yasa Sejahtera Perkuat Peran Kader TBC Melalui Pelatihan

Sebarkan artikel ini
Pemkot Kediri Kerjasama Bhanu Yasa Sejahtera Perkuat Peran Kader TBC Melalui Pelatihan

Kediri, Memo
Guna memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit Tuberculosis (TBC), Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (Yabshysa) menginisiasi kegiatan pelatihan kader TBC Komunitas.

Pelatihan berlangsung di salah satu resto di Kota Kediri dengan menghadirkan 30 Kader TBC di Kota Kediri. Mereka dibekali materi dan pemahaman lebih mendalam mengenai penyakit TBC selama 3 hari mulai Selasa (25/2) hingga Kamis (27/2) besok.

Baca Juga: Perkemahan Wirakarya Jatim 2026 Hadir di Kediri Pramuka Lakukan Renovasi Tiga Rumah Warga

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr Fajri Mubasysyir dalam keterangannya secara terpisah mengatakan tujuan pelatihan ini ialah agar para kader dapat melakukan deteksi dini penyakit TBC dengan melakukan skrining gejala, melakukan tracing atau investigasi terhadap orang yang berkontak dengan pasien TBC serta mendampingi terapi pencegahan TBC untuk memutus rantai penularan.

“Apabila kader menemukan pasien yang terindikasi TBC maka bisa langsung dirujuk ke puskesmas terdekat untuk diperiksa lebih lanjut. Untuk masyarakat Kota Kediri semua layanan mulai dari pemeriksaan hingga pengobatanTBC kita berikan secara gratis sampai pasien dinyatakan sembuh,” jelas dr Fajri.

Baca Juga: Vonis Empat Tahun Penjara bagi Penganiaya Balita di Ngronggo Kediri Ini Alasan Hakim

Adapun gejala TBC yang perlu diwaspadai oleh masyarakat diantaranya demam dan menggigil, Kelelahan, batuk, berat badan semakin menurun, panas, keluar keringat di waktu malam, dll.

“Jika merasakan gejala tersebut masyarakat bisa langsung datang ke puskesmas terdekat untuk langsung diperiksa dahaknya. Jika positif akan langsung kita berikan pengobatan, namun jika negatif akan kita lakukan pencegahan,” tambahnya.

Baca Juga: Aturan Baru Pilkades Kediri 2026 Akomodasi Calon Tunggal Bumbung Kosong Bisa Menang

Berbekal pengetahuan dan pemahaman yang telah diberikan, para kader diharapkan dapat melaksanakan tugasnya di wilayah masing-masing dengan baik. “Mereka adalah perpanjangan tangan pemerintah untuk membantu upaya pencegahan dan penanganan TBC sehingga harapannya kasus TBC di Indonesia khususnya di Kota Kediri pada Tahun 2030 sudah tereliminasi dan di Tahun 2050 sudah bebas dari TBC,” pungkasnya. (Kd-Kominfo)