MEMO – Bagi sebagian orang, minum air sebelum tidur dianggap sebagai kebiasaan sehat. Namun, ahli terapi tidur, Shelby Harris, justru tidak merekomendasikannya. Menurutnya, konsumsi air berlebihan menjelang waktu tidur bisa mengganggu kualitas istirahat dan berdampak buruk bagi tubuh.
“Daripada minum segelas air sebelum tidur, lebih baik mengatur asupan cairan sepanjang hari agar tidur tetap nyenyak tanpa gangguan,” ujar Shelby, seperti dilansir dari Surrey Live, Minggu (16/2/2025).
Mengganggu Siklus Tidur
Minum air dalam jumlah banyak menjelang waktu tidur bisa meningkatkan frekuensi buang air kecil di malam hari, yang akhirnya membuat seseorang sering terbangun dan mengganggu pola istirahatnya.
Lebih Baik Minum Air di Pagi Hari
Shelby menyarankan agar asupan air lebih diperbanyak di pagi hari setelah bangun tidur, guna mengatasi dehidrasi alami yang terjadi saat tidur malam.
Kurang Tidur Bisa Berdampak Serius pada Kesehatan
Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Medicine, kurang tidur berkualitas dapat meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti:
Penyakit kardiovaskular pada pria
Risiko osteoporosis lebih tinggi pada wanita
Kementerian Kesehatan mencatat 7 ancaman kesehatan yang bisa muncul akibat kurang tidur, antara lain:
1️⃣ Kesulitan Konsentrasi Saat Belajar
2️⃣ Menurunnya Fokus Saat Berkendara
3️⃣ Risiko Obesitas Meningkat
4️⃣ Tingkat Stres Lebih Tinggi
5️⃣ Melemahkan Kondisi Kesehatan Secara Keseluruhan
6️⃣ Kulit Menjadi Lebih Kusam dan Menua Lebih Cepat
7️⃣ Meningkatkan Risiko Pelupa dan Gangguan Daya Ingat
Jadi, Bagaimana Cara Menjaga Kualitas Tidur?
✔ Kurangi asupan air menjelang waktu tidur
✔ Perbanyak minum air di pagi dan siang hari
✔ Hindari kafein dan alkohol sebelum tidur
✔ Pastikan lingkungan tidur nyaman dan bebas gangguan












