Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Berita

Permen Karet sebagai Solusi Menarik dalam Strategi Berhenti Merokok

Alfi Fida
×

Permen Karet sebagai Solusi Menarik dalam Strategi Berhenti Merokok

Sebarkan artikel ini
Permen Karet sebagai Solusi Menarik dalam Strategi Berhenti Merokok
Permen Karet sebagai Solusi Menarik dalam Strategi Berhenti Merokok

MEMO

Dalam upaya membantu individu berhenti merokok, Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Agus Dwi Susanto, mengungkapkan bahwa permen karet dapat menjadi elemen terapi yang efektif.

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

Penjelasannya tentang penggunaan permen karet sebagai bagian dari manajemen berhenti merokok memberikan wawasan penting terkait solusi alternatif untuk mengatasi kecanduan tembakau.

Terobosan Terbaru Berhenti Merokok: Permen Karet Jawaban Efektif?

Menurut Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Agus Dwi Susanto, permen karet bisa menjadi salah satu komponen terapi yang membantu individu berhenti merokok. Ia menjelaskan bahwa permen karet dapat menjadi bagian dari strategi untuk mengatasi ketergantungan, gejala penarikan, dan pola perilaku terkait.

Agus mengungkapkan pandangannya dalam sebuah sesi webinar pada hari Selasa (9/1), menyebutkan bahwa perokok seringkali membutuhkan sesuatu yang ada di mulut saat kebiasaan merokok dilakukan. Dalam hal ini, permen karet menjadi pengganti yang memungkinkan dalam proses terapi perilaku.

Dalam proses manajemen berhenti merokok, Agus menjelaskan tentang empat aspek yang perlu diperhatikan, yakni manajemen ketergantungan, manajemen penarikan nikotin, perubahan perilaku, dan dukungan lingkungan.

Penggunaan permen karet dianggap sebagai bagian dari strategi perubahan perilaku. Agus menjelaskan bahwa permen karet bisa menggantikan fungsi rokok yang biasanya dipegang oleh tangan, sehingga mulut sibuk dengan aktivitas mengunyah daripada memegang rokok.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini