Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Berita

Visi Prabowo Terkait Gaza dan Respons Sosial Media

Alfi Fida
×

Visi Prabowo Terkait Gaza dan Respons Sosial Media

Sebarkan artikel ini
Visi Prabowo Terkait Gaza dan Respons Sosial Media
Visi Prabowo Terkait Gaza dan Respons Sosial Media

MEMO

Dalam debat terkini, calon presiden Prabowo Subianto menyoroti keterkaitan Indonesia dengan Gaza, Palestina, menegaskan pentingnya kekuatan militer. Pernyataannya memicu perdebatan di tengah konflik yang terus berlanjut di Gaza.

Prabowo: Pernyataan Gaza di Debat Presiden Memanas

Pada debat Minggu (7/1/2023), Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 2, menyinggung masalah Gaza di Palestina. Hal ini terjadi saat ia mengemukakan visi misi dan pada segmen ketiga debat terkait peningkatan utang.

Dalam visi misinya, Prabowo menyatakan pentingnya Indonesia memiliki kekuatan militer yang kuat. Baginya, tanpa kekuatan militer, Indonesia bisa mengalami penindasan seperti yang terjadi di Gaza.

Ia mengatakan, “Sejarah telah mengajarkan kita bahwa bangsa yang lemah akan diperlakukan dengan kejam, seperti yang terjadi di Gaza.”

Pada segmen ketiga, Prabowo kembali menekankan bagaimana kelompok yang lemah akan ditindas.

“Kembali saya tegaskan, pelajaran dari sejarah adalah bahwa kelompok yang lemah akan selalu diperlakukan secara tidak adil. Peristiwa di Gaza menjadi contoh bahwa kita tidak boleh lemah dihadapi oleh negara lain,” katanya.

Perang di Gaza masih berlanjut hingga saat ini dengan jumlah korban hampir mencapai 23.000 jiwa, terutama dari kalangan anak-anak dan perempuan.

Menurut tanggapan di Twitter, sebagian besar komentar terkait Prabowo cenderung bersifat humoris. Namun, sebagian besar komentar negatif terhadap Prabowo berkaitan dengan pernyataannya mengenai Gaza.

Dampak Pernyataan Prabowo tentang Gaza: Komentar, Kontroversi, dan Sorotan pada Konflik Berkepanjangan

Dalam konteks perdebatan mengenai Gaza, Prabowo Subianto menegaskan urgensi kekuatan militer bagi Indonesia, mengaitkannya dengan nasib Gaza sebagai contoh akan nasib bangsa yang lemah. Meski menuai respons positif secara humoris di media sosial, komentar negatif terhadap pernyataannya tentang Gaza menjadi sorotan utama.

Meskipun demikian, perlu ditekankan bahwa perang di Gaza yang telah mengorbankan ribuan jiwa, terutama anak-anak dan perempuan, tetap menjadi sorotan yang mendesak untuk kesadaran akan dampak kemanusiaan di tengah konflik berlarut-larut.

 

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini