Galon rPET Le Minerale: Inovasi Ramah Lingkungan dalam Industri Air Minum AMDK Nasional. Temukan Galon rPET Pertama dengan Standar Food Grade yang Mengurangi Risiko Sampah Lingkungan, Tersedia di Pasaran Seluruh Indonesia sejak Desember 2023.
Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap
Galon rPET Le Minerale: Inovasi AMDK Nasional yang Ramah Lingkungan
Le Minerale telah mengeluarkan galon yang berisi recycled PET (rPET) pertama di industri air minum kemasan (AMDK) Nasional dengan standar food grade. Ini adalah langkah baru dari produsen untuk mengurangi risiko sampah lingkungan.
Galon rPET sudah tersedia di pasar di seluruh Indonesia sejak awal Desember 2023. Perubahan ini terlihat dari label “Food Grade Recycled PET” yang terpampang di kemasan galon Le Minerale. Label tersebut menunjukkan bahwa galon Le Minerale tidak hanya terbuat dari bahan daur ulang, tetapi juga memenuhi standar keamanan untuk makanan atau minuman.
Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan
Galon rPET Le Minerale telah melalui serangkaian uji coba dan pengendalian kualitas yang ketat untuk memastikan tetap memenuhi standar yang telah ditetapkan. Ronald Atmadja, Direktur Keberlanjutan Le Minerale, menyatakan, “Komitmen kami adalah menghadirkan kemasan galon dengan kualitas tinggi, baik dari segi higienis maupun keamanan. Oleh karena itu, galon rPET ini tidak mengubah standar kualitas tinggi yang sudah dimiliki Le Minerale sebelumnya.”
Ronald menjelaskan bahwa galon rPET ini diproduksi menggunakan proses dan teknologi modern yang menghasilkan galon ramah lingkungan dengan standar food grade yang aman untuk kemasan makanan. Galon ini juga memberikan nilai tambah bagi konsumen karena membantu menjaga kebersihan lingkungan.
Baca Juga: Pengawasan Dana Desa: Hak & Kewajiban Aktif Masyarakat
Revitalisasi Industri Air Minum: Era Baru dengan Galon rPET Le Minerale
Le Minerale memastikan bahwa produk yang dihasilkan tidak terkontaminasi silang atau tidak terkena kontaminasi tidak langsung dengan menerapkan dua proses yakni Super Clean Washing dan SPP (Sistem Polimerisasi dalam Keadaan Padat), sehingga menghasilkan produk rPET yang memenuhi standar keselamatan makanan.
Setelah melalui pengujian di fasilitas Le Minerale, galon rPET juga mengikuti proses verifikasi eksternal dengan diuji di laboratorium yang telah terakreditasi untuk memastikan bahwa rPET memenuhi peraturan yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). “Dengan adanya galon rPET ini, Le Minerale tidak hanya menyediakan solusi berkelanjutan, tetapi juga tetap memberikan kemasan yang aman bagi pelanggan kami,” tambah Ronald.
Peluncuran galon rPET ini menandai era baru dalam industri air minum nasional dengan terwujudnya integrated closed-loop supply chain, di mana produk-produk yang dihasilkan dapat didaur ulang menjadi kemasan baru produk tersebut.
“Kami yakin inovasi ini akan membuka jalan bagi masa depan yang lebih berkelanjutan di sektor Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Peluncuran galon rPET ini juga merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung industri hijau dan meneruskan janji kami kepada KLHK untuk mengurangi sampah nasional pada tahun 2030,” tutup Ronald.
Le Minerale Galon rPET: Standar Baru Industri Air Minum yang Ramah Lingkungan dan Terintegrasi
Inovasi terbaru dari Le Minerale, galon rPET yang menjadi tonggak penting dalam industri air minum AMDK Nasional, bukan hanya menyuguhkan solusi ramah lingkungan, tetapi juga menetapkan standar baru dalam pengurangan limbah.
Dengan label “Food Grade Recycled PET” yang terpampang jelas, galon ini bukan sekadar bahan daur ulang, melainkan juga memastikan keamanan dalam kemasan makanan dan minuman. Ronald Atmadja, Direktur Keberlanjutan Le Minerale, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan kemasan berkualitas tinggi, menjunjung nilai higienis dan keamanan.
Di balik inovasinya, galon rPET ini menjadi landasan bagi era baru dalam rantai pasok yang tertutup secara terintegrasi, menandai komitmen perusahaan dalam mendukung industri hijau serta menindaklanjuti janji pengurangan sampah nasional.












