MEMO, Lamongan: Persela Lamongan telah memulai seleksi pemain putra daerah untuk mempersiapkan tim mereka menghadapi Liga 2 musim 2023-2024.
Pelatih Persela, Djajang Nurjaman, memimpin proses seleksi yang dilaksanakan di Lapangan Deket Wetan, Kecamatan Deket. Meski ada sebanyak 150 peserta yang mendaftar, kehadiran peserta yang hadir ternyata tidak sebanyak yang diharapkan.
Djajang mengamati bahwa peserta seleksi masih memiliki minimnya jam terbang dan pengalaman bertanding, sebagian besar hanya berlatih di Sekolah Sepak Bola (SSB).
Meskipun demikian, Djajang telah menemukan beberapa pemain yang menunjukkan potensi dan siap diberikan kesempatan.
Minimnya Pengalaman Peserta Seleksi dan Tantangan Persela Lamongan
Persela Lamongan telah memulai aktivitas tim mereka untuk persiapan menghadapi Liga 2 musim 2023-2024 dengan mengadakan seleksi pemain lokal.
Proses seleksi dilakukan di Lapangan Deket Wetan, Kecamatan Deket, yang dipimpin langsung oleh pelatih Persela, Djajang Nurjaman. Sebanyak 150 orang peserta seleksi telah mendaftar dan hadir dengan tujuan memberikan yang terbaik bagi kota kelahiran mereka.
Persiapan Persela Lamongan: Menyaring Pemain Berkualitas untuk Misi Liga 1
Djajang mengadakan seleksi untuk pemain muda yang lahir pada tahun 2003-2004 untuk menjadi bagian dari Persela Lamongan, namun ia merasa kecewa karena banyak peserta yang telah mendaftar namun tidak hadir dalam proses seleksi.
“Hari ini kita memberikan kesempatan kepada pemain asli Lamongan. Saya melihat ada 150 orang yang mendaftar, tetapi yang hadir sekarang tidak sebanyak itu,” katanya.
Setelah melakukan pengamatan bersama dengan pelatih lainnya, Djajang mengakui bahwa para peserta seleksi masih memiliki pengalaman dan kualitas yang minim sesuai dengan harapannya. Ia melihat bahwa kebanyakan pemain hanya berlatih di Sekolah Sepak Bola (SSB) sehingga kurang pengalaman dalam pertandingan.












