Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
SURABAYA RAYA

Kampung Pacinan Yang Terlihat Cantik dan Good Looking di Tengah Kota Surabaya

A. Daroini
×

Kampung Pacinan Yang Terlihat Cantik dan Good Looking di Tengah Kota Surabaya

Sebarkan artikel ini
Kampung Pacinan Yang Terlihat Cantik dan Good Looking di Tengah Kota Surabaya

Jalan Karet, Surabaya, sekarang mempunyai wajah baru. Situasi daerah pecinan itu kembali dihidupkan. Lampu lampion menghias sejauh jalan. Wiew itu juga jadi lebih fresh. Good looking dan mengundang perhatian masyarakat. Khususnya di waktu malam. Kemilau lampu lampion dan lampu PJU di sejauh Jalan Karet jadi spot favorite berpose bersama.

Peralihan wajah baru di teritori itu dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah kota Surabaya. Selainnya Jalan Karet, beberapa titik teritori di kota lama juga ikut jadi perhatian DLH dalam peningkatan tujuan rekreasi. Yakni, di teritori Kya-Kya Jalan Kembang Jepun, Jalan Pentas, dan Jalan Rajawali.

Baca Juga: Buron 14 Tahun Terpidana Penggelapan Ditangkap di Surabaya Setelah Lama Sembunyi

Kepala DLH Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengutarakan, tiga teritori itu mempunyai nilai riwayat yang lain. Teritori Kya-Kya sama dengan daerah pecinan. Lantas, Jalan Pentas populer dengan daerah Arab. Rajawali sebagai teritori daerah Eropa . Maka, multietnik.

Tahun ini semua teritori itu kembali dihidupkan. Beberapa ornament akan terpasang sesuai asal mula dan nilai riwayat tiap teritori itu. Selainnya hidupkan kembali nilai riwayat, pengaturan mempunyai tujuan tingkatkan ekonomi warga.

Baca Juga: YAKUZA MANEGES Den Gus Thuba dengan Tokoh Ormas / LSM Besar di Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Tempati Ruang Khusus Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

Kelak tiap teritori di ramaikan beberapa aktor UMKM. Misalkan, di Jalan Tunjungan. Sekalian nikmati situasi, pengunjungnya dimanja dengan melahap kulineran. Baik itu kulineran tradisionil Surabaya atau makanan ciri khas setiap daerah. “Idenya sebagai cara kenaikan ekonomi warga,” kata Agus.

Selainnya DLH, instansi-instansi lain turut serta dalam pengaturan teritori kota lama. Yakni, dinas perhubungan (dishub), dinas perumahan rakyat dan teritori pemukiman dan pertanahan (DPRKPP), selanjutnya dinas koperasi, usaha kecil dan menengah, dan perdagangan (dinkopdag).

Baca Juga: YDSF Salurkan THR Rp.3 Milyar untuk Sekitar 6.000 Guru Al-Quran di Akhir Ramadhan

Simak juga:Semangat Turut SSC, Peserta Bisa Dana Stimulasi Rp 1 JutaLeading sector-nya ialah dinas kebudayaan, kepemudaan, olahraga, dan pariwisata (DKKORP).