Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
KEDIRI RAYA

Pendidikan Penyumbang Inflasi Terbesar di Kediri

A. Daroini
×

Pendidikan Penyumbang Inflasi Terbesar di Kediri

Sebarkan artikel ini
Biaya pendidikan penyjmbang inflasi
Pendidikan penumpang inflasi terbesar
Biaya pendidikan penyjmbang inflasi
Pendidikan penumpang inflasi terbesar

Kediri Memo.co.id

Inflasi Kota Kediri pada bulan September kemarin diketahui bahwa perguruan tinggi menjadi salah satu penyumbang inflasi tersebesar. Hal tersebut diduga adanya pembayaran terkait biaya wisuda ataupun lainnya.

Baca Juga: Perkemahan Wirakarya Jatim 2026 Hadir di Kediri Pramuka Lakukan Renovasi Tiga Rumah Warga

Sementara itu, sumbangan terbesar juga diberikan oleh kenaikan harga dari bawang merah, mobil, sepeda motor, tukang bukan mandor, ketela, juga batu bata. Hal tersebut diduga karena masih dalam bulan Dzulhijah, yang mana permintaan barang rendah.

Lulus Suharyono selaku kasi distribusi Badan Pusat Statistik kota Kediri juga menjelaskan bahwa ada barang-barang lain yang juga turut menyumbangkan inflasi kota Kediri.

Baca Juga: Vonis Empat Tahun Penjara bagi Penganiaya Balita di Ngronggo Kediri Ini Alasan Hakim

“seperti halnya telur ayam ras, wortel, cabai rawit, gula pasir, juga daging ayam ras. Walaupun itu memberikan dampak yang kecil”, jelasnya.

Dia juga menambahkan bahwa sebenarnya untuk bahan-bahan sebagian besar makanan pada bulan september ini mengalami deflasi dibanding dengan pada bulan Agustus kemarin, sebesar 0,84 persen.

Baca Juga: Aturan Baru Pilkades Kediri 2026 Akomodasi Calon Tunggal Bumbung Kosong Bisa Menang

“dari sebelas sub kelompok bahan makanan, ada tujuh sub kelompok yang mengalami penurunan. Sedang empat lainnya mengalami kenaikan”, ungkapnya.

Sedangkan kelompok makanan jadi pada bulan September mengalami kenaikan, kecuali makanan atau minuman yang tidak mengandung alkohol, mengalami penurunan sebesar 0,27 persen. Sedangkan makanan atau minuman yang mengandung alkohol dan juga tembakau mengalami kenaikan sebesar 0,47 persen.

Kemudian, jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya sejak tahun 2010. Maka bulan September seluruhnya mengalami inflasi, kecuali pada tahun 2012 dan 2013 yang mengalmi deflasi sebesar 0,02 persen dan 0,28 persen. “ memang adatnya September mengalami inflasi”, ungkap Lulus.(wing/bs)