Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Berita

Wapres Ma’ruf Amin Prihatin, Menko Luhut; Karena Larangan Mudik Dilanggar

A. Daroini
×

Wapres Ma’ruf Amin Prihatin, Menko Luhut; Karena Larangan Mudik Dilanggar

Sebarkan artikel ini
Ktua umum MUI Maruf Amin
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Ma'ruf Amin, lega Ahok sudah minta maaf pada ummat Islam

Jakarta, Memo |

Wapres Ma’ruf Amin prihatin atas melonjaknya Covid 19 di Indonesia. Sementara itu, Menko Luhut mengaku lonjakan Covid dan masuknya varian Covid baru ke Indonesia , merupakan kesalahan bersama. Pemerintah keluarkan larangan mudik, tapi dilanggar.

Pendaftaran siswa baru
kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng

Kini, kondisi penyebaran Covid di Indonesia, banyak yang mengidentikaan dengan penyebaran Covid di beberapa negara yang angkanya tergolong tinggi.

Wakil Presiden ( Wapres ) Ma’ruf Amin mengaku prihatin dengan data angka penularan virus Corona (Covid-19) yang melonjak dalam beberapa waktu terakhir. Ia memerintahkan protokol kesehatan dan PPKM Mikro lebih didisiplinkan lagi.

“Kita menyadari sekarang ini tingkat penularannya agak tinggi belakangan ini, jadi harus ada kewaspadaan, kita prihatin,” ucap Wapres Ma’ruf usai meninjau vaksinasi massal di Tangerang Selatan, Banten, seperti dilihat dari kanal YouTube Wakil Presiden, Selasa (15/6/2021).

Patuh Prokes dan Berlakukan PPKM Skala Mikro

Selain patuh prokes dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro, Ma’ruf juga menekankan perlunya akselerasi testing, tracing dan treatment (3T) juga vaksinasi.

“Tiga hal ini jadi sangat penting. Begitu juga untuk testingnya, supaya dipercepat kemudian juga penelusurannya (tracing), testing untuk ukur seberapa penularan terjadi.

Tracingnya kalau bisa jangan hanya satu sampe 10, tapi sesuai dengan target WHO antara 10 sampai 30 per satu kasus. Jangan lupa juga penyiapan treatment isoalasinya,” tuturnya.

Pesan ke Kepala daerah Untuk Siapkan Sarana Antisipasi kelonjakan

Ia berpesan kepada kepala daerah untuk mempersiapkan tempat tidur isolasi tambahan pada musim kenaikan kasus seperti sekarang ini. Lalu, persiapkan pula tenaga kesehatan dan rumah sakitnya.

Ma’ruf juga mengingatkan pesan dari para ulama bahwa menjaga diri dari wabah adalah suatu kewajiban. Karenanya, hal tersebut hendaknya dipatuhi dengan baik. “Itu merupakan kewajiban supaya masyarakat memperhatikan,” jelasnya.

Dalam kunjungan ke Tangsel, Ma’ruf ditemani Ketua Satgas Covid-19 Ganip Warsito dan Wamenkes Dante Saksono Harbuwono. Kemudian selaku tuan rumah turut hadir Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dan Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.

Varian Baru Covid 19 Mengancam Indonesia, Menko Luhut Singgung Larangan Mudik Yang Dilanggar

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menyebut munculnya COVID-19 varian baru ke Indonesia adalah kesalahan bersama. Siapapun yang menjadi korban langsung atau tidak langsung merupakan kesalahan bersama.

“COVID-19 Indian varian ini, kita sama-sama berkaca inilah kesalahan kita rame-rame,” ujar Luhut dalam Konferensi Pers bertajuk ‘Upaya Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) Bidang Alat Kesehatan’ secara virtual, Selasa (15/6/2021).

Larangan Mudik Saat Idul Fitri Dilanggar

Dia mengklaim pemerintah telah melarang dilakukannya kerja dari kantor dan pelarangan mudik. Namun, karena hal itu telah dilanggar sehingga varian baru COVID-19 masuk dan menyebar luas ke Indonesia.

“Pemerintah sudah abis-abisan minta agar tidak WFO tidak mudik. Kemudian kita rame-rame jadi ini sekarang akibatnya,” jelasnya.

Dia meminta hal ini menjadi perenungan bersama atas apa yang terjadi. Sebab siapa pun yang menjadi korban pada varian baru COVID-19 ini adalah kesalahan bersama yang harus ditanggung.

“Ini sekarang kita harus melakukan perenungan. Kalau kita jadi pemimpin tidak memberikan contoh ini dampaknya sekarang ini. Kalau ada korban langsung atau tidak langsung ini kelakuan kita sendiri,” tandasnya.

Kemenkes Waspasai Super Spreader

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan waspada super spreader atau satu orang positif virus Corona (CCOVID-19) menularkan ke banyak orang dengan cepat dari varian Delta COVID-19. Varian ini berasal dari India atau yang dulu disebut oleh World Health Organization (WHO) sebagai varian virus B1617

“Memang kecepatan penularannya (Delta COVID-19) ini, super spridernya ini yang harus betul-betul kita waspadai,” ungkap Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, Senin (14/6/2021).

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini