Example floating
Example floating
Humaniora

Raih Predikat WTP 5 Kali Berturut turut, Bupati Kediri Terus Minimalisir Penyelewengan

A. Daroini
×

Raih Predikat WTP 5 Kali Berturut turut, Bupati Kediri Terus Minimalisir Penyelewengan

Sebarkan artikel ini
Raih Predikat WTP 5 Kali Berturut turut, Bupati Kediri Terus Minimalisir Penyelewengan
Raih Predikat WTP 5 Kali Berturut turut, Bupati Kediri Terus Minimalisir Penyelewengan

Kediri, Memo

Pemerintah Kabupaten Kediri kembali dapat mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK. Kali ini predikat WTP diraih atas Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2020.

Baca Juga: Harmoni Waisak di Mojopahit: Umat Muslim Turut Sucikan Patung Buddha Tidur Raksasa!

Prestasi ini sangat membanggakan. Opini WTP tersebut merupakan yang kelima kalinya diraih Pemkab Kediri, secara berturut-turut. Predikat disampaikan oleh Kepala Perwakilan BPK Jawa Timur, Joko Agus Setyono kepada Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, SH. di Kantor BPK Perwakilan Jawa Timur Sidoarjo, (28/5/21).

Mas Dhito, sebutan akrab Bupati Kediri, berharap prestasi ini akan terus berlanjut. “Kabupaten Kediri sudah mendapatkan WTP sebanyak lima kali berturut-turut. Harapan saya, kedepannya Kabupaten Kediri bisa seterusnya WTP. Hal ini supaya tidak ada temuan-temuan dan hal krusial,” ujarnya.

Baca Juga: Sinergi LDII dan Ponpes Wali Barokah Kediri Wujudkan Kesalehan Sosial Melalui Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

Selain itu Mas Dhito juga membuat gebrakan dalam kebijakan berupa merealisasikan program berbasis teknologi di seluruh satuan kerja di bawahnya.

“Untuk meningkatkan hal ini, mulai tanggal 1 Juni mendatang kita akan menggunakan TNT (transaksi non tunai). Dengan TNT ini akan meminimalisir penyelewengen atau penyalahgunaan anggaran,” tuturnya.

Baca Juga: Viral Pemudik Nyasar ke Sawah Sleman Akibat Navigasi Digital Jalur Alternatif Dihapus

Selain itu dengan prestasi ini Mas Dhito berharap menjadi titik awal kebangkitan dan kemajuan Pemerintah Kabupaten Kediri.

“Saya ingin terus membuktikan jika tata kelola Pemerintah Kabupaten Kediri semakin baik karena semuanya serba digital. Sehingga tak ada lagi temuan penyelewengan anggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri,” pungkasnya.