Example floating
Example floating
Peristiwa

30 Buruh Pabrik Sepatu di Jombang Keracunan

A. Daroini
×

30 Buruh Pabrik Sepatu di Jombang Keracunan

Sebarkan artikel ini
30 Buruh Pabrik Sepatu di Jombang Keracunan
30 Buruh Pabrik Sepatu di Jombang Keracunan

Jombang, Memo |

Sebanyak 30 buruh pabrik sepatu di Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Jombang, dilarikan ke Rumah Sakit Kristen Mojowarno, Jumat (30/4/2021) sore. Puluhan buruh perempuan itu mengalami muntah, pusing dan diare, diduga akibat keracunan makanan.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

Pantauan iNews.id, satu persatu buruh dibawa mobil ambulans menuju puskesmas. Para buruh ini terlihat lemas dan harus diinfus. beberapa di antara mereka bahkan harus dibawa menggunakan kursi roda karena kondisi tubuh lemas tidak bisa berjalan.

Untuk penanganan ekstra, seluruh buruh langsung dibawa ke ruang UGD rumah sakit untuk dilakukan perawatan. Banyaknya buruh yang datang bahkan sempat membuat petugas medis kewalahan. Para buruh ini mengaku telah menyantap makanan buka puasa dari pabrik sepatu Venesia pada Kamis (29/4/2021) petang kemarin.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Namun pada Jumat (30/4/2021) sore tadi, satu persatu buruh lemas.

Mereka mengalami gejala mual, pusing dan muntah-muntah. Karena kondisinya kian mengkhawatirkan, para buruh yang sebelumnya dirawat di klinik pabrik kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Kristen Mojowarno.

Baca Juga: Duka Bencana Petang Di Kepuhkembeng Jombang Puting Beliung Rusak Rumah Musala Dan Warung Kopi Hingga Warga Alami Trauma

“Sakit karena makan makanan jatah lembur. Ada banyak yang sakit dan dibawa ke sini,” kata salah seorang buruh, Yatemi.

Kepala Pelayanan Medis RSK Mojowarno, dr Soyua menjelaskan, total jumlah buruh yang telah masuk ke UGD RSK Mojowarno sebanyak

30 orang. Namun jumlah tersebut dipastikan masih akan terus bertambah, mengingat jumlah buruh yang ikut menyantap hidangan buka puasa kemarin mencapai ribuan orang.

“Ada 30 pasien yang kami tangani. Kami bantu pulihkan. Sebab mereka mengalami diare dan muntah. Kami masih periksa, apakah sakit mereka karena keracunan makanan atau sebab lain,” katanya.