Example floating
Example floating
Daerah

Dua Fasilitas Umum dan 41 Rumah Rusak Berat Diguncang Gempa

A. Daroini
×

Dua Fasilitas Umum dan 41 Rumah Rusak Berat Diguncang Gempa

Sebarkan artikel ini
Dua Fasilitas Umum dan 41 Rumah Rusak Berat Diguncang Gempa
Dua Fasilitas Umum dan 41 Rumah Rusak Berat Diguncang Gempa

Lumajang, Memo

Setidaknya ada dua fasilitas umum serta 41 rumah mengalami luka berat akibat diguncang gempa, kemarin. Kecamatan Gucialit menjadi wilayah yang ikut terdampak bencana gempa bumi yang terjadi Sabtu (10/4/2021). Ada puluhan rumah di 3 desa yang mengalami kerusakan. Yakni di Desa Tunjung, Pakel, dan Kertowono.

Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik

Camat Gucialit Iskandar mengatakan, dari pendataan yang dilakukan, total 41 rumah dan 2 fasilitas umum yang terdampak bencana gempa. Dengan rincian 38 rumah di Desa Kertowono, 2 rumah di Desa Tunjung, dan 1 rumah di Desa Pakel.

Dari jumlah itu, ada 3 rumah di Desa Kertowono yang mengalami kerusakan parah, 1 rumah kondisinya rata dengan tanah dan 2 rumah lainnya nyaris roboh. “Kita lakukan pendataan bersama perangkat desa setempat, kemudian kita laporkan ke Pemerintah Daerah (Pemda),” tutur Iskandar ketika ditemui di kantornya, Senin (12/4/21).

Baca Juga: Sinergi LDII dan Ponpes Wali Barokah Kediri Wujudkan Kesalehan Sosial Melalui Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

Sedangkan fasilitas umum yang mengalami kerusakan yaitu masjid Al Mujahidin mengalami retak pada bagian kubahnya. Sementara bangunan sekolah SD Kertowono 4 juga mengalami retak di semua pilarnya.

“Nanti kita buatkan banner himbauan supaya warga sekitar tidak beraktifitas di dalam maupun di sekitar masjid,” jelasnya.

Baca Juga: Tiket Kereta Api Masih Tersedia!! Daop 7 Madiun Beri Diskon Klas Eksekutif Saat Arus Balik Lebaran H+5

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan dinas pendidikan terkait kerusakan yang terjadi pada bangunan sekolah tersebut. Selain melakukan pendataan, pihaknya juga membagikan paket sembako kepada warga terdampak. “Sementara kita beri bantuan sembako berupa beras 5 Kg dan mie 1 doz,” ujarnya.

Ia menambahkan, khawatir ada gempa susulan, beberapa warga lebih memilih tidur di teras depan rumah dan sebagian lagi tinggal di rumah saudaranya. “Warga yang rumahnya retak tidak berani tidur di dalam, khawatir ada gempa lagi,” terang Iskandar.