Example floating
Example floating
Peristiwa

Tega ! Anak Bunuh Bapaknya Sendiri, Ternyata Ini

A. Daroini
×

Tega ! Anak Bunuh Bapaknya Sendiri, Ternyata Ini

Sebarkan artikel ini
Tega ! Anak Bunuh Bapaknya Sendiri, Ternyata Ini
Tega ! Anak Bunuh Bapaknya Sendiri, Ternyata Ini

Malang, memo
Anak bunuh bapaknya sendiri. Tega. Adi Pratama( 25), membunuh bapaknya sendiri bernama Tamim, di rumahnya, Desa Bumirejo Dampit, Malang. kemarin. Diduga, Adi mengalami depresi akibat masalah besar yang sering menghantuinya.

Kepala Desa BUmirejo Sugeng Wicaksono, Adi Pratama, memang mengalami gangguan jiwa. Setiap malam, sering teriak teriak minta tolong. Dia menempati rumah sendiri, berdampingan dengan rumah orangtuanya. Sudah beberapa tahun mengalami masalah kejiwaan. Beberapa kali, keluarga dan orangtuanya juga melakukan pengobatan terhadap anaknya itu.

Baca Juga: YAKUZA MANEGES Den Gus Thuba dengan Tokoh Ormas / LSM Besar di Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Tempati Ruang Khusus Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

“Adi Pratama, memang anak mbarep dari Pak Tamin. Dia mengalami masalah depresi, selama beberapa tahun belakangan. Sudah sering dibawa berobat kemana-mana, keluar masuk RSJ. Satu bulanan yang lalu, dia pernah ngamuk bawa senjata tajam,” kata Kepala Desa Bumirejo Sugeng Wicaksono.

Sementara itu, Tamim adalah orangtua Adi Pratama. Tamim bersama keluarganya hidup di rumah, tidak jauh dari rumah yang ditempati Adi Pratama, anaknya. Tamim, kata beberapa warga, sering nyampangi rumah Adi Pratama, untuk memastikan kesehatan anaknya tersebut. Karena rumahnya dekat, tidak sulit pabi Tamim untuk melihat keberadaan anaknya itu.

Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi

Namun, kejadian naas menjadikan warga sekitar geger. Seorang petani di Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, bernama Tamim, ditemukan tewas bersimbah darah di kediaman anak kandungnya sendiri. Di duga, pelaku pembunuhan tersebut adalah anaknya sendiri. Sejak kejadian itu, anaknya menghilang. Dia mengalami depresi.