Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Daerah

Nyate Bareng di Halaman Masjid, Puluhan Warga Sukabumi Keracunan

A. Daroini
×

Nyate Bareng di Halaman Masjid, Puluhan Warga Sukabumi Keracunan

Sebarkan artikel ini

Sukabumi, Memo.co.id

Baca Juga: JUMAT BERSIH SMPN 1 Grogol Libatkan Seluruh Warga Sekolah

Setelah mendeapatkan pembagian daging kambing, warga Sukabumi Jawa Barat membakar beberapa dagungnya uintuk disnatap bersama sama. Mereka sengaja membuat sate, di halaman masjid. Namun, setelah makan sate, puluhan warga sekitar langsung pingsan. Diduga, mereka keracunan sate.

Pulkuhan warga di Pasir Reungit Kabupaten Sukabumi Jawa Barat tersebut panik, setelah beberapa anak dan remaja tiba tiba mengalami pening. Sebagian pingsan hingga membuat warga di sekitar masjid tersebut kalang kabur. Karena khawatir terjadi apa apa , beberapa warga melarikan warga yang sudah terlanjur pingsan ke rumah sakit.

Baca Juga: Layangkan Somasi!!! Begini Pernyataan LSM GAP Terkait Proyek Pembangunan Syeh Wasil Kota Kediri

Sementara itu, beberapoa warga yang juga mengonsumsi sate kambing tersebut juga berlarian untuk diberi minuman air puti. Namun, upaya untuk menolong warga yang kesakitan karena mual dan pening tersebut tidak membuahkan hasil Akhirnya, mereka juga dibawa ke rumah sakit. Sebagian dilarikan ke Puskesmas terdekat.

Gejala keracunan dialami oleh puluhan warga pasir Reungit, Kutajaya Cicurug kabupaten Sukabumi. Bermula saat mereka mengolah daging kambing kurban menjadi sate secara bersama-sama di halaman sebuah masjid. Setelah memakan sate para korban mengalami gejala mual dan pusing.

Baca Juga: Askot PSSI Kota Kediri Halal Bil Halal!! Tomy Ari Wibowo Minta Sinergi Bareng Bangkitkan Sepakbola di Kota Tahu

Menurut dr. Tedy Mulyadi dari Puiskesmas Cicurung, warga yang dirawat di Puskesmas tersebut memang mengalami keracunan. Sebelum dibawa ke Puskesmas, mereka makan sate kambing. ” Mungkin mereka pusing dan pening karena keracunan sate kambing. Setelah kami analisa dan mendapatkan informasi, mereka mengonsumsi sate kambing menggunakan bumbu sate yang sudaa dimasak beberapa hari sebelum kabingnya dipotong.” katanya. (nu)