Example floating
Example floating
Peristiwa

Ketua DPC Gerindra Kota Bekasi Didesak Mundur

A. Daroini
×

Ketua DPC Gerindra Kota Bekasi Didesak Mundur

Sebarkan artikel ini


Bekasi, Memo.co.id
Sejumlah Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra Kota Bekasi menyatakan kekecewaannya terhadap Ketua DPC Partai Gerindra, Ibnu Hadjar Tanjung.

Pasalnya, terkait kegagalan ketua partai terhadap lobi-lobi politik diinternal DPRD Kota Bekasi mengenai posisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang membuat partai Gerindra kehilangan jabatan sebagai ketua.

Baca Juga: YAKUZA MANEGES Den Gus Thuba dengan Tokoh Ormas / LSM Besar di Indonesia Gelar Pertemuan Tertutup Tempati Ruang Khusus Kasatreskrim Polrestabes Surabaya

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PAC Gerindra Pondok Melati, Rahmat. Dirinya mengatakan kecewa lantaran gagalnya ketua partai dalam strategi lobi politik guna menunjang peran Gerindra diinternal dewan.

“Kita sangat kecewa ya mendengar hal tersebut. Kenapa bisa seperti itu ? Harusnya ‘kan Gerindra bisa menempati posisi yang lebih tinggi. Yaa mungkin ada negosisasi atau apa gitu bisa seperti itu,” ungkapnya kepada Metro Bekasi saat dimintai tanggapan, Selasa (25/7/2017).

Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi

Menurutnya, Gerindra yang merupakan partai pemenangan keempat dan memperoleh enam kursi di DPRD Kota Bekasi, harusnya bisa mendapatkan posisi strategis diinternal dewan atau AKD. Namun, lantaran tidak adanya power dan pengaruh spesifik dari ketua partai, Gerindra pun harus kehilangan jabatan tersebut.

Selain itu, Rahmat pun menekankan, bahwasanya dia menilai Ketua Partai Gerindra yang kini masih dijabat oleh Ibnu Hajar Tandjung sangat lemah dalam hal lobi-lobi politik.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

Dirinya pun berharap, posisi Ketua Partai Gerindra bisa segera diregenerasi. Pasalnya kata Rahmat, SK yang dipegang oleh Ketua Partai saat ini sudah lama habis masa berlakunya.