Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Nganjuk

Dwiyana Bekti : Goodbye Desa Tertinggal, Wellcome Desa Mandiri

Mulyadi Memo
×

Dwiyana Bekti : Goodbye Desa Tertinggal, Wellcome Desa Mandiri

Sebarkan artikel ini
IMG20261008085040 scaled

NGANJUK, MEMO – Goodbye desa tertinggal, wellcome desa mandiri. Itu secuil kalimat motivasi Kades Ngepung, Lengkong, Dwiyana Bekti dalam rangka upaya move on status desanya dari desa tertinggal tingkat nasional menjadi desa maju dan berkembang.

Dan itu dibuktikan oleh Srikandi asli kelahiran Pacitan ini. Selama 8 tahun dia menjabat sejak tahun 2019 silam, perubahan potret desa cukup signifikan. Hal itu tidak hanya diakui oleh masyarakatnya, namun juga diakui di mata publik.

IMG20261008085025 scaled

Terutama sektor peningkatan sarana infrastruktur desa benar benar sudah meningkat 95% dibandingkan dengan kondisi sebelumnya real sangat memprihatinkan. Itu terbukti dari catatan Kemendes PDT tahun 2000, bahwa Desa Ngepung sempat menyandang predikat sebagai desa sangat tertinggal.

Melihat fakta pahit itu, Dwiyana Bekti di awal dia menjabat tahun 2019 langsung tancap gas. Terbukti dia berhasil menurunkan dua program sekaligus.

Yaitu program pengentasan kemiskinan lewat kegiatan bedah rumah tidak layak huni ( RTLH) sebanyak400 unit. Dan satu lagi program bantuan pembangunan Pamsimas untuk sarana mencukupi kebutuhan air bersih . Kedua program tersebut dibiayai melalui APBD daerah tahun 2019.

IMG 20261009 105202

Kejutan manis seperti itu tidak hanya berhenti di tahun anggaran 2019 saja, namun di tahun anggaran selanjutnya tetap dibuktikan kepada masyarakatnya bahwa pemimpin perempuan juga mampu berinovasi untuk kemajuan desanya lebih melesat.

Itu dibuktikan di tahun anggaran 2023, 2024, 2025 sampai tahun ini ( 2026) bantuan program dari pemerintah daerah propinsi sampai pusat berhasil dipinang dan diwujudkan oleh Kades Ngepung, Dwiyana Bekti.

IMG20261008084959 scaled

Secara rinci, dilanjutkan untuk tahun anggaran 2023 Pemdes Ngepung menerima asupan bantuan program dari Kementrian Sosial berupa kegiatan pengeboran sumber air bersih ( APBN). Termasuk pembangunan Pamsimas dibiayai melalui dana APBD. dan satu lagi di tahun anggaran yang sama, Dwiyana Bekti juga berhasil mendapat bantuan dari APBD dari dinas BPBD berupa pengeboran sumber mata air.

Untuk tahun anggaran 2024 seperti dikatakan Dwiyana Bekti , desanya dapat bantuan dua program sekaligus. Yaitu pekerjaan rekontruksi jalan rabat beton dari APBN dengan volume 2,5 Kilometer. Dan pembangunan tangki septik berskala individual ( Sanitasi ) yang dibiayai melalui anggaran APBD.

IMG20261008084931 scaled

” Dengan realisasi bantuan rekontruksi jalan rabat beton tersebut, kini akses jalan masuk ke kampung kami sudah bebas hambatan. Tidak seperti dulu, jika musim penghujan tiba bisa dipastikan jalan poros itu tidak akan bisa dilewati secara normal. Akibatnya kondisi warga kami waktu itu secara perkembangan ekonomi sangat terpuruk,” ucap Kades Ngepung bersemangat.

Diinformasikan juga, bantuan program dari pemerintah untuk desa Ngepung di tahun anggaran 2025 ternyata turun lagi.

Sesuai catatan , jenis kegiatan di tahun anggaran tersebut yaitu pekerjaan lanjutan rekontruksi jalan rabat beton sejauh 1,7 kilometer dan pembangunan tangki septik berskala individual ( Sanitasi). Kedua kegiatan program ini dibiayai APBD.

IMG20261008084946 scaled

” Untuk pembangunan tangki septik ( Sanitasi ) di tahun anggaran 2024 jumlah penerima manfaat ada 70 kepala keluarga. Sedangkan untuk jumlah penerima bantuan Sanitasi di tahun anggaran 2025 ada sekitar 50 kepala keluarga, ” lanjut Kades Ngepung .

Dan di akhir masa jabatannya berakhir di tahun 2026 ini, Dwiyana Bekti lagi lagi dapat bantuan program dari pemerintah lewat Kodim 0810 Nganjuk berupa pembangunan ‘ Jembatan Garuda ” yang dibangun melintang sejauh 35 meter di atas kali Jumplang masuk wilayah Desa Ngepung.

IMG20261008091035 1 scaled

” Dengan dibangunnya jembatan itu, warga sangat tertolong. Dulu setiap mengangkut hasil panen , anak berangkatt sekolah atau mengantar warga sakit harus menerjang air sungai. Itu dialami warga sejak kampung ini ada,” terang Wakhid warga RT 5 RW 05 Dusun Jumplang.

Selain bantuan jembatan, di moment yang sama Pemdes Ngepung juga mendapatkan bantuan program lanjutan berupa rekontruksi jalan rabat beton putaran ke 3.

IMG20261008091422 scaled

” Semenjak desa terisolir ini dipegang oleh pemimpin Srikandi ini perubahanya cukup bisa dirasakan masyarakat,” tandas para warga setempat yang berhasil ditemui wartawan memo.co.id.

Diinformasikan juga, untuk memperoleh layanan komunikasi lebih mudah dan lancar, Pemkab Nganjuk melalui Dinas Kominfo akan memberikan bantuan berupa antena signyal. Untuk memastikan kapan bantuan tersebut direalisasikan Dinas Kominfo ke Desa Ngepung belum ada penjelasan dari pihak terkait.

Di akhir wawancara ditanya harapan ke depan jika masih terpilih menjadi kepala Desa Ngepung , Dwiyana berharap bisa mendapatkan program bantuan lebih banyak lagi untuk menuntaskan lintas sektor di desanya.

” Semoga ke depan masyarakat Desa Ngepung secara sosial ekonomi lebih mapan dan sejahtera karena sudah ditunjang sarana infrastruktur yang memadahi. Mudah mudahan desa Ngepung segera meraih desa mandiri,” pungkasnya. ( Adi )