NGANJUK,MEMO –Proyek revitalisasi sekolah merupakan program strategis pemerintah Indonesia untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional dengan menyediakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas.
Begitu ungkapan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk , Puguh Harnoto saat diwawancarai wartawan memo.co.id diruang kerjanya belum lama ini.
Baca Juga: PC Muhammadiyah Kertosono Besok Tunaikan Sholat Ied Di Lima Titik

” Program revitalisasi ini mencakup pembangunan dan perbaikan gedung, laboratorium, perpustakaan, area bermain, serta fasilitas pendukung lainnya. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif, yang pada akhirnya meningkatkan semangat dan antusiasme siswa,” ujarnya detail.
Baca Juga: Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemkab Nganjuk
Hal senada disampaikan Kepala Sekolah SMPN 2 Gondang, Yayuk Winarti,SPd,M.Pd kepada memo co id menjelaskan bahwa secara keseluruhan, proyek revitalisasi sekolah menunjukkan kemajuan nyata dan diharapkan dapat mengurangi kesenjangan pendidikan , serta memastikan setiap anak didik mendapatkan akses pendidikan yang layak.

Baca Juga: SDP Ngudo Roso , 2026 Tahun Tantangan Untuk Desa
” Yang terpenting lagi adalah konsekuensi penerima manfaat dalam hal ini sekolah harus bisa menunjukkan kwalitas pendidikan dalam bentuk prestasi baik bidang akademis atau non akademis ,” terang Yayuk Winarti.
Pasalnya,masih kata Yayuk Winarti, anggaran yang digelontorkan untuk peningkatan sarana mutu pendidikan dari pemerintah lewat program revitalisasi tahun ini tidak sedikit.

” Di SMPN 2 Gondang saja ada 11 item pekerjaan yang bersifat rehab dan pembangunan. Untuk rehab ruang kelas ada 9 lokal. Rehab ruang TIK ada satu lokal. Dan untuk pembangunan ada satu titik yaitu MCK,” beber Yayuk Winarti.
Dengan fasilitas itu lebih lanjut disampaikan Yayuk Winarti, berharap bisa termotivasi untuk lebih memacu menjadi sekolah berprestasi. Baik tenaga pendidik dan peserta didik terobsesi untuk maju.

” Prestasi yang baru saja diraih anak didik kami berhasil menjuarai cabang olah raga pencak silat juara satu tingkat nasional. Untuk tingkat kabupaten juara tiga juara baca puisi,” paparnya.
Secara keseluruhan, disampaikan juga oleh Yayuk Winarti bahwa revitalisasi pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan masyarakat yang lebih terdidik, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Untuk diketahui, pencapaian Signifikan: Hingga September 2025, KKementerian Keuangan telah merealisasikan anggaransenilai Rp12,2 triliun untuk merevitalisasi sekitar 11.600 sekolah di berbagai tingkatan (PAUD, SD, SMP, SMA). Target totalnya bahkan mencapai lebih dari 16.000 sekolah. ( Adi)












