Pembangunan patung Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), di Liang Melas Datas (LMD) telah menjadi momen bersejarah yang mengumpulkan warga Karo dan keluarga Jokowi. Acara peletakan batu pertama patung tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Medan, Bobby Nasution, yang mewakili keluarga Presiden.
Bobby juga menghubungi Jokowi melalui video call untuk berbicara dengan warga Karo. Artikel ini memberikan gambaran lengkap tentang acara tersebut dan harapan Jokowi terhadap pembangunan patung tersebut.
Pembangunan Patung Jokowi di LMD: Kesatuan Keluarga dan Masyarakat Karo
Patung Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), akan didirikan oleh para penduduk di Liang Melas Datas (LMD), tepatnya di Desa Kutambelin, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Bobby Nasution, menantu Jokowi dan Wali Kota Medan, juga hadir dalam acara tersebut sebagai perwakilan dari keluarga Presiden.
Bobby menjelaskan, “Saya hadir di sini sebenarnya bingung sebagai apa. Kalau di undangan sebagai wali kota, tapi kemarin pak kades sebagai panitia mintanya kalau bisa saya hadir sebagai keluarga dari Pak Jokowi. Karena monumen yang dibangun monumen Juma Jokowi,” kata Bobby di lokasi pada hari Sabtu (4/11).
Bobby mengklarifikasi bahwa kehadirannya bukan sebagai perwakilan Jokowi, tetapi sebagai salah satu anggota keluarga orang nomer satu di Indonesia itu. Dia juga meminta maaf atas ketidakhadiran mertuanya yang tidak bisa hadir langsung di lokasi peletakan batu pertama pembangunan patung.
“Jadi saya di sini berdiri bukan mewakili Bapak Presiden. Tapi sesuai permintaan pak kades, saya hadir sebagai salah satu anggota keluarga dari Pak Jokowi,” kata suami dari putri Jokowi, Kahiyang Ayu itu.
Selain itu, Bobby juga mencoba memfasilitasi warga dengan menghubungi Jokowi melalui video call agar bisa berkomunikasi dengan warga Karo di lokasi konstruksi patung. Sebelum menghubungi Jokowi, Bobby meminta warga juga bisa menemaninya saat berkomunikasi melalui panggilan video.
“Kalau saya sendiri kena marah saya,” ujar Bobby.
Pemimpin yang Merakyat: Jokowi dan Warga Karo Bangun Patung Bersejarah
Kemudian, Bobby pun menghubungi Jokowi melalui video call. Warga pun sangat antusias bisa menyaksikan Jokowi yang menyapa melalui video call. Dalam percakapannya, Jokowi menyatakan bahwa pembangunan jalan di LMD adalah bentuk pelayanannya kepada masyarakat. Terdapat 37,2 km jalan di kawasan tersebut yang rusak parah dan sedang dalam proses perbaikan.
Jokowi mengatakan, “Silahkan pak kades. Saya melayani rakyat, jalan itu buat warga. Yang paling penting, melayani rakyat.”
Warga pun menanyakan harapan Jokowi lewat pembangunan patung itu. Sambil tertawa, Jokowi menyatakan bahwa ia hanya ingin membuat warga senang.
“Buat warga senang itu aja. Saya senang kalau masyarakat senang. Saya ikut terakhir aja. Terimakasih pak kades, seluruh warga di LMD terimakasih,” kata Jokowi.
Kepala Desa Adil Sebayang kemudian menyampaikan bahwa warga Liang Melas Datas berencana membangun patung Jokowi sebagai ungkapan rasa terima kasih karena telah membangun perbaikan jalan di wilayah itu.
“Kami semua keluarga LMD yang kemarin antarkan oleh-oleh ke pak Jokowi. Karena antusias kami sama bapak kami berencana untuk meletakkan patung bapak pada hari ini. Peletakan batu pertama monumen Juma Jokowi,” katanya.
Pembangunan Patung Jokowi di LMD, Warga Karo dan Keluarga Jokowi Berkumpul
Proyek pembangunan patung Jokowi di LMD bukan hanya simbol kebanggaan warga Karo, tetapi juga sebagai bukti bahwa kerja nyata pemerintah mendapatkan apresiasi yang tinggi dari masyarakat. Semangat kerjasama antara keluarga Jokowi dan warga Karo terlihat dalam tekad mereka untuk mengabadikan penghargaan ini dalam bentuk patung monumental yang akan menjadi bagian sejarah daerah tersebut.












