Pada bulan ini, Instagram menciptakan gebrakan dengan merilis aplikasi pesaing Twitter bernama ‘Threads’. Popularitasnya melejit dan berhasil menarik perhatian lebih dari 100 juta pengguna aktif dalam waktu kurang dari seminggu.
Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik
Namun, seperti halnya fenomena yang cepat naik, popularitas Threads juga segera meredup dengan penurunan pengguna aktif harian mencapai 70%.
Tidak seperti Twitter yang tetap bertahan dengan perubahan identitas menjadi X, Threads menghadapi tantangan dalam menarik pengguna dengan fitur-fitur yang kurang memikat. Simak ulasan lengkap tentang persaingan Threads dan Twitter di bawah ini.
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
Threads vs. Twitter: Perang Antara Dua Raksasa Media Sosial
Di awal bulan ini, Instagram mengenalkan produk pesaing Twitter bernama ‘Threads’. Aplikasi ini dengan cepat mendapatkan popularitas luar biasa karena dipromosikan melalui platform Instagram.
Dalam waktu kurang dari seminggu, jumlah pengguna aktif Threads berhasil mencapai angka 100 juta, yang mencatatkan rekor baru di industri teknologi. Sebelumnya, layanan ChatGPT menjadi yang paling pesat dalam pertumbuhannya dengan berhasil mengumpulkan 100 juta pengguna aktif dalam waktu 2 bulan.
Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele
Namun, sayangnya, popularitas Threads tidak bertahan lama. Dilansir dari PetaPixel pada Kamis (27/7/2023), jumlah pengguna aktif harian (DAU) Threads tiba-tiba turun sebanyak 70% dari jumlah puncak sebelumnya.
Hal ini cukup mengejutkan mengingat Threads belum beroperasi selama satu bulan penuh. Sepertinya, pengguna Threads tidak merasakan daya tarik yang sama seperti yang mereka rasakan pada media sosial lainnya.












