Di Gedung Astoria berlangsung wisuda purna siswa SMA Negeri Puri Kabupaten Mojokerto. Mantan Kapolres Sumenep ini langsung mencari penanggungjawab kegiatan untuk meminta keterangan terkait kegiatan. Peserta wisuda purna siswa dibubarkan dan panitia serta pengelola gedung dikumpulkan.
Kepala Seklah SMAN 1 Puri Minta Maaf
Di hadapan Kapolresta Mojokerto, Kepala SMA Negeri 1 Puri meminta maaf. “Tidak ada kegiatan yang seperti ini. Anda mencontoh daerah mana membuat kegiatan seperti ini. Tidak ada izin seperti ini, tidak ada kegiatan yang diizinkan. Mana menjaga jarak, ini kursinya rapat-rapat gini. Panitia silahkan duduk di sisi selatan,” ungkap Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi.
Namun tim gabungan Satgas Covid-19 Kota Mojokerto tetap mengambil barang bukti, mencopot banner serta membawa panitia kegiatan, pihak sekolah dan pengelola gedung ke Mapolresta Mojokerto untuk diminta keterangan. Dengan menggunakan dua mobil Dalmas milik Sabhara Polresta Mojokerto, mereka dibawa ke Mapolresta ( ed )












