Pasien yang dicurigai atau telah dikonfirmasi menderita infeksi cacar monyet harus ditempatkan di ruangan untuk satu orang. Jika terdapat lebih dari satu pasien dalam kasus yang sama, mereka dapat dirawat bersama dalam ruangan yang lebih besar, dengan jarak minimal satu meter antara tempat tidur.
Pintu ruangan harus ditutup untuk memastikan bahwa pasien tidak keluar dan menularkan infeksi kepada orang lain. Selain itu, pasien harus memiliki kamar mandi khusus.
Baca Juga: Moon Face: Apa Itu, Gejala, Penyebab, dan Penanganannya
Dalam menghadapi cacar monyet dan penularannya melalui percikan ludah, menjaga jarak yang aman tetap menjadi langkah yang bijak untuk menghindari penularan.
Cacar Monyet dan Penularannya Melalui Percikan Ludah: Mitos dan Fakta
Dalam penjelasan singkat ini, kita telah memahami bahwa cacar monyet dapat menular melalui percikan ludah, terutama dalam jarak dekat kurang dari dua meter. Namun, perlu diingat bahwa penularan cacar monyet tidak bersifat airborne, dan umumnya terjadi melalui kontak fisik dengan hewan atau melalui konsumsi daging hewan yang terinfeksi.
Jadi, menjaga jarak aman dan praktik higienis tetap menjadi langkah bijak untuk mencegah penularan. Cacar monyet mungkin menjadi isu yang menakutkan, tetapi dengan pemahaman yang benar, kita dapat melindungi diri dan orang lain dari risiko penularan yang tidak perlu. Tetap waspada, tetapi tidak panik, adalah kunci menghadapi cacar monyet.












