Kediri, Memo
Warga Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, kembali mengeluhkan bau menyengat dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Klotok yang berada di wilayah mereka. Bau tak sedap ini dirasakan hampir setiap hari, terutama oleh warga RW 02, 03, 05, 07, dan 08. Kondisi semakin memburuk saat musim hujan karena udara menjadi lembap dan aroma sampah makin menyengat.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
“Bau dari TPA itu sering masuk sampai ke dalam rumah, apalagi kalau hujan. Udara jadi lembap dan baunya makin terasa,” ujar Laminah, warga RW 03 Kelurahan Pojok kepada Memo, Jumat (1/8/2025).
Ia menambahkan, sejak TPA beroperasi, warga sekitar merasa terganggu dan berharap ada perhatian serius dari pemerintah. Salah satu yang ditunggu warga adalah kompensasi yang sempat dijanjikan dalam beberapa pertemuan sosialisasi beberapa waktu lalu. Namun hingga kini, kompensasi tersebut belum juga disalurkan.
“Katanya mau dicairkan waktu bulan puasa kemarin, tapi sampai sekarang belum juga. Warga terus menunggu, tapi belum ada informasi resmi,” tambahnya.
Selain soal bau, warga juga mengkhawatirkan dampak lingkungan jangka panjang jika kondisi ini terus dibiarkan. Mereka berharap pemerintah segera bertindak dan memberi solusi yang nyata agar kehidupan warga tidak terus terganggu oleh keberadaan TPA.












