
Madiun MEMO.CO.ID Wartawan dihimbau untuk membuat berita yang berimbang dan tidak menyudutkan ,karena tidak sedikit masyarakat yang menelan mentah mentah pemberitaan tanpa mengerti pokok masalahnya,sehingga masyarakat langsung men-justice hanya berdasarkan berita .Demikian yang di sampaikan Walikota Madiun Bambang Irianto kepada memo.co.id Jumat 15 April 2015 dalam acara jumpa pers .
“Jadi pemberitaan itu harus berimbang ,jika baik katakan baik,jelek katakan jelek jangan menyusutkan yang akan menimbulkan opini publik” ujar walikota Madiun Bambang Irianto.
Menyikapi pemberitaan tantang statment PT Aneka Jasa Pembangunan ,Hedi karnowo yang akan menjadi justice collaborator ( pelaku tindak pidana tertentu yang mengakui segala perbuatannya dan bersedia menjadi saksi dipersidangan )dalam pusaran proyek pembangunan gedung DPR ,Bambang Irianto menegaskan “jika memang ada anak buah saya yang terlibat akan saya sikat sendiri,siapapun orangnya”.tegasnya
Diberitakan sebelumnya, direktur PT AJB, Hedi Karnomo, selaku kontraktor proyek pembangunan gedung DPRD Kota Madiun dengan anggaran Rp.29,3 milyar, siap buka-bukaan dalam kasus proyek tersebut. Alasannnya, karena sebenarnya yang terjadi, nama perusahaannya hanya dipinjam oleh oknum dari PT Parigraha Consultant untuk mengerjakan proyek pembangunan gedung DPRD Kota Madiun.(Dhanny)












