Kediri, Memo
Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Kediri resmi beroperasi, menjadi salah satu dari 11 MPP yang diresmikan secara serentak oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN RB), Rini Widyantini, pada Rabu, 24 September 2025. Peresmian ini disambut dengan antusias oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito), yang melihat MPP sebagai wujud nyata reformasi birokrasi di daerahnya.
Mas Dhito meyakini bahwa kehadiran MPP akan menjadi game changer dalam pelayanan publik. Saat ini, MPP Kabupaten Kediri telah mengintegrasikan layanan dari 21 instansi dengan total 85 jenis layanan yang tersedia di satu tempat. Ke depan, ambisi Mas Dhito adalah terus memperluas jangkauan layanan ini. Pihaknya menargetkan penambahan 5 instansi lagi, sehingga totalnya mencapai 26 instansi dengan sekitar 91 hingga 92 layanan terintegrasi.
Harapan Utama, Layanan Cepat dan Bebas Pungli
Bagi Mas Dhito, MPP bukan hanya soal efisiensi, tetapi tentang integritas dan transparansi. Ia menegaskan bahwa tujuan utama dibangunnya MPP adalah untuk menciptakan transparansi dan memberantas pungutan liar (pungli) dalam setiap proses pelayanan.
Baca Juga: Sembunyian Aib, Camat Banyakan Hari Utomo Serahkan Uang Suap ke Kejaksaan
“Tujuan utama MPP ini guna menciptakan transparansi dan memberantas pungutan liar (pungli). Silakan bagi warga Kabupaten Kediri yang menemukan pungli, laporkan saja,” tegas Mas Dhito, mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi dan melaporkan praktik koruptif. Komitmen ini menunjukkan tekad Pemkab Kediri untuk memastikan layanan yang diberikan benar-benar cepat, mudah, dan murah, sesuai dengan arahan MenPAN RB.
Selain layanan administrasi dasar, Mas Dhito menyoroti bantuan pendampingan Online Single Submission (OSS) sebagai layanan unggulan di MPP. Layanan ini sangat penting untuk membantu pelaku usaha lokal dalam mengurus perizinan secara online, mempermudah iklim investasi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kediri.
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
Kehadiran MPP, yang menambah total MPP di Indonesia menjadi 296, diharapkan dapat benar-benar menjadi batu pijakan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Kediri. Peresmian ini, yang turut disaksikan oleh Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa, Sekretaris Daerah Solikin, dan jajaran lainnya, menjadi sinyal kuat bahwa pelayanan publik di Kediri telah memasuki babak baru yang lebih modern dan bersih. ( Adv/Kominfo)












