Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Abata

Usulan Perubahan Aturan Bursa Pemilihan Ketua PBNU Munas Konbes 2026 Tuai Polemik Hangat

A. Daroini
×

Usulan Perubahan Aturan Bursa Pemilihan Ketua PBNU Munas Konbes 2026 Tuai Polemik Hangat

Sebarkan artikel ini
Usulan Perubahan Aturan Bursa Pemilihan Ketua PBNU Munas Konbes 2026 Tuai Polemik Hangat

“Hal itu dapat dibaca di halaman 36-37 dokumen usulan PWNU Jawa Tengah,” jelas Suleman.

Isu Singkirkan Kiai Sepuh?

Tensi sempat meninggi karena muncul selentingan bahwa skenario ini sengaja dibuat untuk memangkas peran para ulama senior.

Baca Juga: Muktamar Ke-35 NU Digelar Agustus 2026 Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Siapkan Agenda Besar

Banyak pihak mengira panitia sengaja membatasi ruang gerak tokoh-tokoh sepuh pesantren.

“Kalau ada yang ingin menyingkirkan kiai sepuh ya berarti siapa itu yang mengusulkan. Yang menarik, usulan ini ditandatangani oleh Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah. Semua orang tahu beliau berada di pihak mana,” tambah Suleman menyentil balik rumor tersebut.

Baca Juga: Ketegangan Sistem Pemilihan Ahwa Muktamar NU Kiai Sepuh Tolak Aturan Baru

Akhir dari Perdebatan Panas

Bagi internal jam’iyah, adu argumen seperti ini sebenarnya merupakan bumbu demokrasi yang lumrah terjadi.

Namun, demi menjaga kekondusifan suasana menjelang Munas-Konbes, tensi perdebatan akhirnya diredam.

Baca Juga: Kabar Lokasi Muktamar NU 2026 Belum Final Usai Pleno Di Kediri Diwarnai Aksi

Formulasi penambahan syarat yang mewajibkan anggota AHWA harus dari pengurus syuriyah resmi dan berbasis keterwakilan wilayah tersebut akhirnya diputuskan untuk dibatalkan.