MEMO – Meskipun genangan air masih menyelimuti sebagian wilayah, warga perumahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, mulai bergotong royong membersihkan rumah mereka dari sisa-sisa banjir. Eva, salah satu pengurus RT 04 RW 07 Kelurahan Rawajati, mengungkapkan bahwa jumlah pengungsi di posko kesehatan masih sangat banyak, mencapai lebih dari seribu jiwa yang berasal dari sekitar 200 kepala keluarga.
“Sekitar 200 KK saat ini masih berlindung di posko pengungsian yang telah disiapkan oleh RT setempat,” tutur Eva saat ditemui di salah satu posko kesehatan di Rawajati, Rabu (5/3/2025).
Eva menceritakan bahwa banjir yang melanda pada Senin (3/3) lalu datang dengan tiba-tiba, dengan ketinggian air mencapai 2 hingga 3 meter. “Banjir mulai datang saat azan Subuh. Benar-benar mengejutkan karena air datang begitu derasnya,” kenangnya.
Menanggapi situasi darurat ini, pengurus RT dan RW bergerak cepat dengan menghubungi Dinas Sosial dan Kementerian Sosial untuk meminta bantuan. “Bantuan yang kami terima berupa makanan, matras tidur, obat-obatan, serta popok untuk anak-anak dan lansia,” jelasnya.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Dari pantauan di lokasi, sebagian warga yang mengungsi telah kembali ke rumah mereka untuk mulai membersihkan sisa-sisa lumpur dan kotoran. Mereka bekerja sama dengan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), menggunakan sekop dan peralatan lainnya. Warga berharap agar banjir tidak kembali melanda, sehingga mereka dapat segera beraktivitas normal kembali.












