Untuk memastikan kapan dibayar disampaikan Mbah Kaeran juga sudah berkali kali menanyakan ke desa. Namun jawabanya tetap sama suruh sabar menunggu.
Sementara itu saat para awak media berusaha mengklarifikasi ke desa setempat terkait problem yang dialami Mbah Kaeran belum berhasil ketemu dengan Kades Sanggrahan,
Baca Juga: Road Show Kemanusiaan AWN Memasuki Hari Ke 19 Berbagi Untuk Kelompok Orang Jalanan

Diinformasikan juga, belum terbayarnya uang ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek tol Kertosono Kediri ini ternyata juga dialami sejumlah warga terdampak di wilayah Kecamatan Tanjunganom. Yaitu di Desa Ngadirejo, Sumberkepuh dan Desa Banjaranyar.
Baca Juga: Urat Nadi Kemanusiaan AWN Belum Putus, Hari Ini Kirim Kasur Busa Untuk Sahra
Hal itu sempat disampaikan salah satu perangkat desa di Desa Ngadirejo, Tanjunganom yang juga merangkap selaku Satgas proyek tol di desanya dihitung hampir 50 bidang lebih masih belum dibayar oleh pihak tol.
” Fakta ini menjadi delematis bagi pemerintahan desa. Pasalnya semua aduan protes semua tumpuhanya ke desa. Sementara pihak tol kalau dilapori dari bawah terkesan nglewes,” keluh salah satu pamong Ngadirejo yang enggan namanya disebut.
Baca Juga: Jelang Lebaran, 86 Lansia Miskin Di Kampungbaru Terima Bansos SARMUKO Dari TP - PKK Kabupaten

Ditempat terpisah saat wartawan memo.co.id menghubungi Kartika selaku penanggung jawab proyek tol di wilayah Kabupaten Nganjuk belum ada respon. Berulangkali dihubungi lewat nomor WhatsApp nya belum terhubung.
Diiinformasikan juga ada kemungkinan pembayaran uang ganti rugi yang belum tuntas terbayar juga terjadi di sejumlah desa di Kecamatan Prambon. Untuk mengetahui perkembangan informasinya tunggu edisi selanjutnya. ( Adi )












