Example floating
Example floating
BLITAR

Turun Gunung Demi Partai, Guntur Wahono Siap Kembalikan Kejayaan PDI Perjuangan Blitar

Prawoto Sadewo
×

Turun Gunung Demi Partai, Guntur Wahono Siap Kembalikan Kejayaan PDI Perjuangan Blitar

Sebarkan artikel ini
Guntur Wahono (tengah) resmi terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar

Sebagai figur yang dikenal dekat dengan masyarakat akar rumput, Guntur Wahono juga menegaskan komitmennya untuk menjaga dan merawat kelestarian budaya leluhur Blitar. Selama ini, ia dikenal aktif hadir dalam kegiatan-kegiatan kebudayaan, tradisi lokal, serta mendukung komunitas seni dan pelestari sejarah.

“Budaya adalah jati diri. Kalau budaya kita hilang, maka identitas kita juga akan hilang. PDI Perjuangan harus berdiri bersama masyarakat, menjaga tradisi, dan merawat warisan leluhur,” kata Guntur.

Baca Juga: Pelatihan Tunas 3 TIDAR di Blitar, Gerindra Siapkan Pemimpin Muda Menuju 2029

Selain konsolidasi organisasi, Guntur menyebut komunikasi tiga pilar partai—antara DPC, eksekutif, dan legislatif—akan diperkuat. Ia juga menekankan pentingnya turun ke bawah (turba) agar kehadiran kader PDI Perjuangan benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kalau kader tidak turun, masyarakat akan bertanya. PDI harus hadir dan memberi solusi nyata,” tandasnya.

Baca Juga: Ratusan Massa GPI Demo PN Blitar, Soroti Dugaan Rekayasa Hukum

Terkait Pilkada mendatang, Guntur menegaskan bahwa PDI Perjuangan tetap terbuka terhadap calon kepala daerah, baik dari internal maupun eksternal partai, selama melalui mekanisme dan mendapat rekomendasi DPP.

Dengan kepemimpinan Guntur Wahono, PDI Perjuangan Kabupaten Blitar diharapkan mampu bangkit, memperkuat basis ideologis, serta kembali meraih kepercayaan masyarakat menuju Pemilu 2029.

Baca Juga: Temui Kapolres Blitar Kota, PMII Blitar Bongkar Masalah Kriminalitas hingga Tambang Ilegal

Sebagai informasi, dalam Konferensi Daerah (Konferda) PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah kembali terpilih sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim periode 2025-2030. Sekretaris DPD dipercayakan kepada Deni Wicaksono, menggantikan Sri Untari Bisowarno. Sementara posisi Bendahara tetap dipercayakan kepada Wara Sundari Renny Pramana. **