Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Tragedi Longsor di Bendungan Trenggalek, Beberapa Rumah Tertimbun, Tim SAR Sisir Lokasi

A. Daroini
×

Tragedi Longsor di Bendungan Trenggalek, Beberapa Rumah Tertimbun, Tim SAR Sisir Lokasi

Sebarkan artikel ini
Tragedi Longsor di Bendungan Trenggalek, Beberapa Rumah Tertimbun, Tim SAR Sisir Lokasi

Memo, Trenggalek – Kabar duka datang dari Dusun Kebonagung, Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, di mana bencana tanah longsor menerjang permukiman warga pada Senin (19/05/2025). Peristiwa nahas ini dilaporkan mengakibatkan sejumlah rumah tertimbun material longsor dan beberapa lainnya terdampak.

Informasi awal yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa setidaknya tiga unit rumah tertimbun secara keseluruhan akibat pergerakan tanah tersebut. Selain itu, sekitar sepuluh rumah lainnya di sekitar lokasi kejadian juga mengalami dampak, baik berupa kerusakan maupun terancam longsor susulan.

Baca Juga: H2+1 Lebaran 1447 H Daop 7 Madiun Catat Berangkatkan Lebih  17 Ribu Penumpang Dihimbau Bawa Bagasi Sesuai Aturan

Bencana ini diduga kuat dipicu oleh intensitas curah hujan yang tinggi yang melanda wilayah Trenggalek dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan kondisi tanah menjadi labil. Hingga saat ini, tim evakuasi gabungan masih berupaya keras mencari enam warga yang dilaporkan hilang tertimbun longsor.

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menyampaikan keprihatinannya melalui unggahan di akun media sosial Instagram pribadinya, @avinml. Dalam unggahannya, beliau memohon doa dari seluruh masyarakat agar tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Baca Juga: Sembunyian Aib, Camat Banyakan Hari Utomo Serahkan Uang Suap ke Kejaksaan

“Mohon doa untuk longsor di Dusun Kebonagung, Depok, Bendungan. Kami sedang bekerja membuka isolasi dan semoga tidak ada korban jiwa. Mohon maaf atas kelemahan dan kekurangan kami,” tulis Bupati yang akrab disapa Mas Ipin tersebut.

Dalam postingannya, Mas Ipin juga secara aktif menandai akun-akun resmi dari berbagai instansi terkait. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk mempercepat mobilisasi alat berat yang dibutuhkan dalam proses evakuasi serta penambahan personel tim penyelamat di lokasi bencana.

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

Lebih lanjut, Mas Ipin menyatakan telah meminta Badan SAR Nasional (Basarnas) unit Trenggalek untuk mengambil komando dalam operasi pencarian dan penyelamatan korban yang masih belum ditemukan.

“Sampai ketemu, stay safe semuanya, bismillah. Enam orang dalam pencarian, Al-Fatihah,” lanjut Mas Ipin dalam unggahannya, menunjukkan harapan dan kepasrahannya dalam menghadapi situasi sulit ini.

Hingga saat ini, proses evakuasi dan pencarian korban masih terus berlangsung di lokasi kejadian. Tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD, TNI, Polri, serta para relawan bekerja tanpa lelah untuk menemukan korban yang hilang dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Kabar Trenggalek akan terus memberikan informasi terkini mengenai perkembangan situasi di lokasi bencana. Longsor Trenggalek, Rumah Tertimbun Longsor, Evakuasi Longsor Bendungan