
Kediri, Memo.co.id
Seorang tokoh di Semampir Kota Kediri bernaa Imam Anshori (50) yang diduga memprovokasi warga, ditangkap polisi. Setelah warga RW 5 Semampir mengetahui tokoh tersebut diciduk petugas, semua warga di RW 5 Semampir Kota Kediri nyerah dan bersedia mengeluarkan barang barang dan perkakasanya untu dikelurkan dari rumah mereka. Selanjutnya, rumah rumah tersebut akan dibongkar dan dirobohkan petugas.
Baca Juga: Ikbal Sermaf Sebut Ada Aktor Intelektual Dibalik Kasus Suap Perangkat Desa Kediri
Beberapa alat berat sudah disiapkan oleh petugas gabungan dari Kota Kediri. Sementara itu, beberapa petugas dari PLN Kediri juga sibuk melakukan pemutusan sambungan listrik yang masuk ke rumah rumah di atas lahan milik Pemkot Kediri. Satu persatu sambungan listrik ke rumah bekas eks lokalisasi Semampir Kota Kediri diputus oleh petugas PLN.
Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar menyebutkan Imam Anshori diringkus polisi polisi karena memprovokasi warga. Warga sudah kooperatif pindah, tapi dihalangi oleh Imam.
Sampai sekarang penggusuran eks lokalisasi Semampir masih kondusif. Warga telah mengemasi barang-barangnya untuk diungsikan di rumah keluarganya.
Ratusan petugas gabungan mulai membongkar eks lokalisasi Semampir, Kota Kediri, Kamis (15/12/2016). Tidak ada perlawanan dari warga terdampak pembongkaran. Petugas sudah siaga melakukan pembongkaran sejak pagi. Warga terlihat pasrah melihat kedatangan ratusan aparat yang siap membongkar bangunan rumahnya.
Beberapa warga malah tampak mengemasi barang-barangnya untuk dikeluarkan dari RW 5 Kelurahan Semampir. ( mun )












