“Harapannya, semoga Kota Blitar tetap aman, kondusif, damai seperti semula. Jangan sampai ada lagi kerusuhan, penjarahan, maupun penyerangan seperti yang terjadi di Kabupaten Blitar maupun di Polres Blitar Kota minggu kemarin,” tegasnya.
Selain itu, Tonyok juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda agar tidak mudah terprovokasi dan menjauhi tindakan kriminal.
Baca Juga: Bos Wisata Kampung Coklat Beri THR kepada 7.000 Peserta Pengajian
“Untuk anak-anak muda, terutama yang masih sekolah, tolong hindari tindakan-tindakan yang menuju ke kriminal. Para orang tua juga saya imbau untuk menjaga dan mengawasi anak-anaknya di rumah. Apalagi malam Minggu seperti ini sering rawan hal-hal yang tidak kita inginkan,” katanya.
Dirinya menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga kewajiban bersama sebagai warga negara.
Baca Juga: Cegah Kasus Keracunan, Nurhadi Dukung Evaluasi dan Klasifikasi Dapur SPPG
“Keamanan itu milik kita bersama. Kalau warga kompak, aparat pun lebih mudah bekerja. Mari kita jaga rumah kita, Kota Blitar, supaya tetap menjadi kota yang aman, damai, dan kondusif,” pungkas Tonyok.
Acara silaturahmi ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan masyarakat Blitar, sekaligus komitmen untuk terus menjaga persatuan serta menolak segala bentuk provokasi yang dapat merusak kedamaian.**
Baca Juga: SPPG Ringinanyar Mulai Jalan Dulu, Ahli Gizi dan SLHS Menyusul: Pengawasan Ke Mana?












