“Ya itu mungkin anugerah yang Allah kasih karena alhamdulullah saya mengenal teman-teman saya di band. Anugerah yang Allah kasih meski cuma sementara, nggak sementara juga sih, 14 tahun itu lumayan ya,” kenang Reza.
Hingga akhirnya, Reza memutuskan hengkang dari ‘NOAH’ pada tahun 2014. Sempat berpikir panjang, Reza yakin keputusannya untuk hijrah tidaklah salah.
“Ya kalau saya berpikir, ragu nggak. Kalau kita ragu-ragu nggak akan jadi kan. Itu nggak ada. Kalau saya berpikir lurus aja. Kalau mau hijrah ya hijrah, saya nggak mau berpikir ke depannya,” ungkap Reza menceritakan kondisinya saat akan memutuskan hengkang dari ‘NOAH’.
“Satu, rezeki, harta, kematian itu semua dari Allah SWT. Rezeki orang bisa kaya dari dia berusaha, dan ada juga yang dia tidak berusaha dia pasti kaya. Jadi tidak ada sesuatu yang diragukan. Hijrah ya hijrah. Jadi memang keinginan saya yang kuat ya kuat,” lanjutnya.
Beruntung, keluarga dan istri atau orang yang berada paling dekat dengannya memberikan dukungan. Hanya saja, kesedihan dirasakan Reza karena harus berpisah dengan teman-teman yang sudah 14 tahun berjuang untuk membesarkan nama Peterpan dan ‘NOAH’.












