Pembangunan dan perbaikan yang terus berlangsung pada 13 PLBN adalah bukti nyata dari kebanggaan bangsa.
“Upaya kita tidak hanya terbatas pada aspek fisik. Presiden telah menyatakan bahwa PLBN tidak hanya tempat untuk administrasi lintas batas, tetapi juga harus menjadi pusat pengembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di sekitar PLBN,” tambahnya.
Maka dari itu, Wempi mendorong agar PLBN terus ditingkatkan perannya, termasuk menjadi pintu ekspor nasional. Wilayah perbatasan juga harus dikelola dengan baik agar dapat tumbuh menjadi pusat ekonomi yang baru dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Untuk mewujudkan hal tersebut, sinergi antara kementerian/lembaga pemerintah dengan pemerintah daerah adalah kunci penting.
“Kita harus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan. Hasil produksi dan kerajinan masyarakat di wilayah perbatasan juga perlu didorong untuk dipasarkan ke negara-negara tetangga. Di dalam negeri, pemerintah daerah, bahkan sampai tingkat desa, harus mendukung produk-produk lokal,” papar Wempi.
Selain itu, Wempi juga menegaskan pentingnya meningkatkan produktivitas di wilayah perbatasan serta memupuk rasa bangga sebagai bangsa Indonesia. Selain semangat tersebut, rasa persatuan juga harus ditanamkan untuk menjaga kedaulatan Indonesia di wilayah perbatasan.
Memperkuat Peran Strategis Wilayah Perbatasan Indonesia dalam Perekonomian dan Persatuan Bangsa
Dengan demikian, memperkuat peran strategis wilayah perbatasan Indonesia bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang memupuk semangat persatuan dan memastikan kedaulatan negara di wilayah yang rentan.
Semua ini merupakan bagian dari usaha untuk mewujudkan Indonesia yang lebih kuat dan berdaya di tingkat regional dan global.