El Nino adalah fenomena yang menyebabkan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah menjadi lebih tinggi dari kondisi normalnya. Menurut Eddy, El Nino 3.4 sudah mendekati wilayah Indonesia dan ini telah menyebabkan peningkatan suhu udara di atas rata-rata.
Hal ini disebabkan oleh pergerakan awan-awan yang tertarik ke lautan Pasifik, sehingga langit menjadi cerah tanpa ada penghalang sinar matahari.
Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele
Eddy juga menjelaskan bahwa karena sebagian besar wilayah Indonesia berada di belahan bumi selatan, suhu udara menjadi lebih tinggi ketika terjadi pergerakan semu matahari ke bagian bumi selatan. Kondisi seperti ini, ditambah dengan El Nino dan IOD, menyebabkan suhu udara di berbagai daerah di Indonesia meningkat secara signifikan pada bulan Oktober 2023.
Pemerintah telah mengeluarkan imbauan kepada warga agar mengurangi aktivitas di luar ruangan, meningkatkan konsumsi air putih, serta menjaga kesehatan tubuh mereka saat cuaca panas, guna menghindari masalah kesehatan yang dapat timbul akibat kondisi panas yang ekstrem ini.
Kemarau Ekstrem di Indonesia: El Nino dan IOD Membuat Oktober 2023 Terik
Peningkatan suhu yang signifikan telah dirasakan di berbagai daerah di Indonesia pada awal Oktober 2023. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu harian maksimum mencapai 35 hingga 36,7 derajat Celsius.
El Nino yang sedang bergerak mendekati wilayah Indonesia dan IOD yang mencapai puncak pada bulan Oktober menjadi penyebab utama dari kondisi ini. Fenomena El Nino, yang mengakibatkan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah meningkat, telah membuat langit cerah tanpa awan penghalang matahari.
Wilayah Indonesia yang mayoritas berada di belahan bumi selatan juga ikut berkontribusi pada peningkatan suhu, terutama ketika matahari bergerak ke bagian bumi selatan. Dengan kondisi ini, Oktober 2023 terancam menjadi bulan yang panas dan kering.
Pemerintah telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga kesehatan dan menghindari aktivitas di luar ruangan selama cuaca panas ini berlangsung. Semoga El Nino dan IOD akan segera memasuki fase netral pada awal tahun 2024, mengakhiri musim kemarau yang panjang dan panas ini.












