Ternyata, Kunci Sukses Berbisnis Itu Sudah Desebutkan Al Qur’an, Ini !

  • Whatsapp
Kunci Sukses Berbisnis Itu Sudah Desebutkan Al Qur'an
Kunci Sukses Berbisnis Itu Sudah Desebutkan Al Qur'an

Memo.co.id |

Kunci sukses berbisnis itu sudah disebutkan dalam Al Qur’an. Selain kitab suci, beberapa hadist juga mengisyaratkan bagaimana menempuh sukses dalam menjalankan bisnis. KUnci sukses tersebut juga dijalankan Rosulullah, Nabi Muhammad SAW. Apa yang menjadi rahasia dan kunci sukses berbisnis tersebut ?

Bacaan Lainnya

Ichlas Dalam Menjalankan Bisnis, Itu Pembuka Rezeki dan Terhindar Sikap Putus Asa

Selama mengelola perusahaan atau bisnis, seorang pengusaha tentunya tidak bisa lepas sepenuhnya dari berbagai permasalahan, kegagalan, atau konflik. Tidak jarang pengusaha yang akhirnya berhenti di tengah jalan dan tidak melanjutkan lagi kegiatan bisnisnya karena merasa tidak mampu lagi.

Miliki sikap Ikhlas dan Sabar dalam Berbisnis

Itu sebabnya, penting bagi pengusaha untuk memiliki sikap ikhlas dan sabar dalam berbisnis. Hal ini dijelaskan dalam buku Strategi Andal dan Jitu Praktik Bisnis Nabi Muhammad karya Thorik Gunara dan Utus Hardiono Sudibyo, Sabtu (8/5/2021).

Berdasarkan al-Quran, sabar berarti menahan baik dalam pengertian material atau nonmaterial dalam menghadapi sesuatu yang diinginkannya. Kesabaran adalah sebuah proses, sebuah bentuk usaha yang menuntut ketabahan dalam menghadapi sesuatu yang sulit, berat dan pahit.

Sabar itu Menahandiri

Definisi dari sabar adalah menahan diri atau membatasi diri dari keinginannya demi mencapai sesuatu yang baik atau lebih baik. Sabar bukan berarti lemah atau menerima apa adanya, tetapi perjuangan yang menggambarkan kekuatan jiwa pelakunya yang tidak kenal lelah sehingga mampu mengalahkan keinginan nafsunya.

Allah berfirman, “Dan bersabarlah menghadapi apa yang menimpamu.” (QS. Luqman [31]: 17).

Sabar bukan dalam artian mengesampingkan semua keinginan yang dimiliki, melainkan untuk menghindarkan dari berputus asa, menjadi frustasi dan melihat kegagalan adalah sebuah bencana. Sabar juga menghindarkan dari sikap menyalahkan Allah atas apa yang terjadi.

Berserahdiri dan Tawakkal

Dengan sikap penyerahan diri pada Allah atau bersikap tawakal, seorang pengusaha tidak akan mengenal kata menyerah. Dia akan terus bergerak dan belajar dari kesalahan yang ia lakukan sebelumnya. Resiko dalam berusaha, resiko dalam berbisnis akan selalu ada. Itu adalah hal yang tidak dapat kita hindarkan. Masalahnya adalah bagaimana kita mengelola resiko yang akan datang menghadang

loading…

Dari Anas Ra, ia berkata: Rasulullah bersabda, “Pedagang yang pengecut akan tertutup (rezekinya), sedangkan pedagang yang berani menanggung resiko usaha akan dibukakan rezeki.” (HR. al-Qadha’i).

Selain itu, Nabi Muhammad bersabda, “Jika kalian berserah diri kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa, niscaya Dia menjamin rezekimu sebagaimana Dia menjamin kebutuhan burung yang terbang di pagi hari dengan perut kosong dan kembali pada sore hari dengan perut kenyang.” (HR. Imam Tirmizi, Nasa’i, Ibnu Majah dan Ibnu Hiban).

Sikap ikhlas juga tidak hanya dibutuhkan saat pengusaha mengalami kesusahan. Ikhlas yang dilakukan dalam perusahaan seperti berbagi pengetahuan, ikhlas dalam menerima dan memberikan kritik atau saran dan ikhlas bekerja dalam tim akan menghasilkan kinerja yang berlipat ganda.

Beribadahlah Seperti Melihat Allah

Rasulullah bersabda, “Beribadahlah seperti engkau melihat Allah, bila engkau tidak mampu melihat-Nya, maka yakiniah bahwa Allah melihatmu”. Ikhlas membentuk kepribadian yang sejalan dengan pernyataan tersebut. Tidak akan ada lagi ketakutan akan atasan. Semua orang akan bekerja tanpa beban sehingga semua potensi yang ada akan keluar.

Sikap ikhlas akan membentuk pribadi yang tegar, tanpapamrih dan selalu dekat di jalan Allah. Rahasia ini, menjadi kekuatan Nabi Muhammad dan para sahabat sahabatnya, yang menjalankan bisnis, di tengah persaingan apapun. Itulah, kunci sukses berbisnis, yang sudah diajarkan dalam AlQur’an

Pos terkait