Pada sebuah keputusan terkini, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI), Laksamana Yudo Margono, melakukan pergantian Komandan Lanud (Danlanud) Abdulrachman Saleh di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jabatan sebelumnya yang dipegang oleh Danlanud Abdulrahcman Saleh dan kemudian dialihkan kepada Marsma Firman Wirayuda, awalnya diisi oleh Marsma Fairlyanto.
Keputusan tersebut diresmikan dalam Surat Keputusan (SK) Panglima TNI Nomor Kep/1324/XI/2023 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia yang diterbitkan pada tanggal 17 November.
Baca Juga: Pasca Insiden Pengendara Sepeda Motor Tertemper KA Brantas di Perlintasan JPL 265 KM 172+762 Petak Jalan Kras–Ngadiluwih,PT KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Rambu Tanda Dahulukan Laju KA
Dalam pengumuman tersebut, terdapat 60 perwira tinggi yang mengalami mutasi. Salah satunya adalah Marsma Fairlyanto. Sekarang, Fairlyanto dipindahkan untuk menjabat sebagai Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU).
Sementara itu, posisi Firman yang menggantikan Fairlyanto sebelumnya adalah sebagai Direktur Latihan dan Pendidikan Kodiklatau.
Baca Juga: Motif Cemburu, Pria di Tulungagung Nekat Bakar Rumah Pacar Hingga Kerugian Ditaksir Rp 300 Juta
Pergantian Danlanud ini terjadi sesaat setelah kejadian jatuhnya dua pesawat EMB 314 Super Tucano dari Skadron Udara 21 Lanud Abdulrachman Saleh di wilayah Pasuruan, Jawa Timur, pada hari Kamis tanggal 16 November.
Insiden Tragis Super Tucano: Fairlyanto Jadi Staf Khusus, Firman Gantikan Abdulrahcman Saleh
Dalam peristiwa tersebut, empat perwira Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) dinyatakan meninggal dunia.