Telkomsel mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan sebesar 29,9% pada paruh pertama 2024, dengan total pendapatan mencapai Rp 57,17 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh penggabungan layanan Indihome ke dalam bisnis Telkomsel serta pencatatan positif dari sektor Digital Business yang mencapai Rp 39,54 triliun. Dengan laba bersih yang mencapai Rp 11,1 triliun dan jumlah pelanggan yang terus meningkat, Telkomsel menunjukkan komitmen terhadap layanan telekomunikasi yang berkualitas.
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
Indihome dan Digital Business Dorong Pendapatan Telkomsel
Telkomsel berhasil menyelesaikan paruh pertama tahun 2024 dengan catatan pertumbuhan yang signifikan, mencapai 29,9% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya (YoY). Perusahaan telekomunikasi yang merupakan anak perusahaan dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. ini melaporkan pendapatan sebesar Rp 57,17 triliun untuk periode Januari hingga Juni 2024.
Saki Bramono, Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, menjelaskan dalam acara Media Gathering 2024 yang diadakan di Gedung TSO Jakarta pada tanggal 7 Agustus 2024, bahwa tren pertumbuhan ini tidak terlepas dari perubahan yang terjadi pada tahun lalu, tepatnya saat spin-off pada 1 Juli 2023, ketika Indihome resmi bergabung dengan Telkomsel. Pada saat itu, catatan pendapatan dari Indihome untuk semester pertama tahun lalu belum dicantumkan, sehingga tahun ini, pencatatan tersebut baru dimasukkan dan berkontribusi terhadap kenaikan eksponensial sebesar 29,9%.
Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele
Pertumbuhan yang positif ini didukung oleh pendapatan dari sektor Digital Business, yang mencapai angka Rp 39,54 triliun dengan pertumbuhan sebesar 4,9% YoY. Selain itu, Telkomsel juga mencatatkan laba bersih sebesar Rp 11,1 triliun, mengalami peningkatan sebesar 3,2% YoY dari Rp 10,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Dalam hal bisnis broadband, Telkomsel memiliki total 159,9 juta pelanggan mobile, yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 4,3% YoY. Sementara itu, untuk segmen pelanggan Indihome di bisnis fixed broadband, Telkomsel melayani sekitar 91 juta pelanggan. Saki menambahkan, “Tahun lalu, layanan dari perusahaan induk kami, Telkom Indonesia, yaitu Indihome, sudah menjadi bagian integral dari unit bisnis kami. Saat ini, kami bangga dapat memberikan layanan kepada lebih dari 90 juta pelanggan fixed broadband.”
Saat ini, Telkomsel juga telah mengoperasikan sebanyak 265.900 Base Transceiver Station (BTS), yang menjadi salah satu fondasi dalam menyediakan layanan telekomunikasi kepada masyarakat.
Pertumbuhan Eksponensial Pendapatan Telkomsel pada Semester Pertama 2024
Telkomsel berhasil merekam pencapaian luar biasa pada semester pertama 2024, dengan pendapatan yang melonjak hingga Rp 57,17 triliun. Performa ini tidak hanya didorong oleh penggabungan layanan Indihome, tetapi juga oleh pertumbuhan yang stabil di sektor Digital Business. Dengan laba bersih sebesar Rp 11,1 triliun, Telkomsel menunjukkan kemampuan untuk memperkuat posisinya di pasar telekomunikasi Indonesia.












