Setelah terjadi perdebatan cukup panjang, warga Kelurahan Kroman yang sudah lama terusik oleh pemabuk melakukan pengeroyokan. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak berlangsung lama. Anggota Polsekta Gresik dibantu anggota dari Polres Gresik mengamankan lokasi kejadian setelah ada warga yang melaporkan adanya tawuran.
“Kami sebenarnya sudah resah dengan adanya pemabuk. Sebab, mereka dengan seenaknya berbuat onar sambil minum jamu arak,” ujar Malik (58) Tokoh Masyarakat Kelurahan Kroman, Gresik.
Ia menambahkan, agar kasus ini tidak terjadi lagi, warga meminta keberadaan penjual jamu yang dicampur arak ditutup. Warga di Kelurahan Kroman maupun Kelurahan Kemuteran sudah tidak nyaman.
“Kami minta polisi mengambil tindakan tegas agar menutup penjual jamu yang dicampur arak,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsekta Gresik AKP Suyatmi membenarkan adanya kejadian tawuran sesama pemabuk yang meresahkan warga di dua kelurahan.”Pelaku yang berbuat tawuran sudah kami amankan. Termasuk puluhan kardus yang berisi botol arak,” tuturnya. (mar)












