Example floating
Example floating
Daerah

Tangki Pintar Temuan Petani Nganjuk Siap Bersaing Produk Pabrikan

A. Daroini
×

Tangki Pintar Temuan Petani Nganjuk Siap Bersaing Produk Pabrikan

Sebarkan artikel ini

tangki 2
Nganjuk, Memo.co.id
Salah satu petani asal Kabupaten Nganjuk bernama Susanto (40) warga Desa Gandu Kecamatan Bagor,Nganjuk belum lama ini telah menemukan alat mesin semprot pertanian menggunakan tenaga elektrik berupa batre isi ulang (cas) dengan kekuatan 12 volt 7 ampere.

Dengan alat konvensional ini petani saat akan menyemprot tanaman sudah tidak lagi terbebani berat tangki yang berisi cairan pestisida karena box mesinnya yang terbuat dari lempengan alumunium yang dibentuk kotak persegi panjang beratnya lebih ringan yaitu hanya 3,5 kg. Sedangkan tangki pabrikan yang biasa digunakan petani beratnya bisa mencapai 20 kilogram.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Keunggulan alat ini seperti dikatakan Susanto saat mendemonstrasikan temuannya di lahan pertanian di Desa Betet Kecamatan Ngronggot, (11/5) lebih efisien waktu dan mudah pengoperasiannya.Pasalnya alat ini dilengkapi bak tandon sebagai tempat pencampuran air tawar dengan obat pestisida cair.Sedangkan dibagian bawah bak tandon dipasang alat lobang untuk memasang selang keluarnya air pestisida yang dihisap atau didorong meggunakan motor peggerak berupa dinamo yang terpasang didalam bok mesin penyemprot.

ketika petani akan mengoperasikan alat sederhana tersebut, cukup menancapkan ujung selang pada bagian lobang bok mesin peyemprot yang sudah diatur.Setelah itu baru menyalakan mesin hanya dengan memutar stop kontakya.

Baca Juga: Banjir Berkah Program Spesial Ramadan 1447 H Bank Jatim Iftar Eksklusif KMG Berhadiah Umroh Hingga KPR Bunga 364 Persen Untuk Nasabah

”Ketika mesin sudah dalam kondisi hidup,maka air pestisida yang berada didalam bak tandon akan mengalir karena dihisap oleh motor penggerak (dinamo)dan otomatis akan teralirkan kedalam alat semprot,”tukas Susanto.

Karena hisapannya sagat cepat lebih lanjut dikatakan dia, maka akan menggeluarkan semburan air pestisida dari lobang semprot cukup banyak dan berkabut dengan kalibrasi yang cukup tiggi.”Kalau berkabut hasilnya bisa merata pada tanaman,”imbuhnya.

Baca Juga: Kabar Pahit Ribuan Tenaga PPPK Paruh Waktu Pemkab Lumajang Tak Kebagian THR 2026 Ini Penjelasannya Agar Pegawai Paham Aturannya