“Banjir kali ini benar-benar di luar dugaan. Tekanan air yang begitu kuat dari tanggul menyebabkan rumah-rumah warga tidak mampu bertahan,” ungkap Purnomo pada Rabu (22/1/2025).
Ketika banjir datang, warga dilanda kepanikan dan segera menyelamatkan diri serta keluarga ke tempat yang lebih aman. Sayangnya, banyak harta benda milik mereka yang hanyut terbawa arus.
Hingga saat ini, banjir masih menggenangi wilayah Desa Papanrejo, dan warga merasa cemas akan adanya banjir susulan. Mereka berharap pemerintah dapat segera memperbaiki tanggul yang jebol serta membantu membangun kembali rumah-rumah yang rusak atau hilang.












