Masih terdapat perilaku koruptif di sektor pendidikan, dan belum ada metode pengukuran objektif mengenai implementasi pendidikan antikorupsi.
“Berdasarkan kondisi dan kebutuhan tersebut, SPI Pendidikan diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi integritas pendidikan. Ini akan menjadi dasar pengembangan program pendidikan antikorupsi, serta salah satu ukuran keberhasilan pendidikan antikorupsi,” ujar Wawan.
“Selanjutnya, SPI Pendidikan tahun 2023 akan dilakukan secara luas di 3.537 sekolah dan kampus melalui survei online, dengan target sekitar 71.514 responden. Selain itu, sekitar 350 ribu orang dalam bidang pendidikan akan dihubungi melalui Whatsapp blast atau email blast untuk diminta mengisi kuesioner,” tambahnya.
Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2023 yang diluncurkan oleh KPK menjadi upaya konkret dalam membangun budaya antikorupsi di sektor pendidikan Indonesia.
Baca Juga: Kejari Kota Kediri Mutasi, Theresia Tri Widorini Geser Berganti Rivo Chandra Makarupa
Dengan melibatkan ribuan responden dari sekolah dan kampus serta menggunakan metode survei online, SPI Pendidikan diharapkan dapat memberikan gambaran yang akurat tentang kondisi integritas pendidikan di negara ini.
Hasil survei ini akan menjadi dasar penting dalam pengembangan program pendidikan antikorupsi dan juga sebagai ukuran keberhasilan dalam upaya memerangi korupsi di sektor pendidikan.












