Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memiliki tekad untuk meminimalkan angka kematian petugas Pemilu 2029 menjadi nol dengan menyempurnakan strategi skrining kesehatan.
“Buat kami di pemerintah, terutama di Kementerian Kesehatan, setiap nyawa yang hilang sangat berarti, karena itu berarti banyak masyarakat yang berduka,” ungkap Budi Gunadi Sadikin dalam sebuah konferensi pers di Gedung Kementerian Kesehatan Kuningan, Jakarta, pada hari Senin.
Baca Juga: "Flu Biasa" Mengintai: Jakarta Siaga Senyap Varian Covid Baru
Menurutnya, strategi skrining kesehatan untuk petugas Pemilu sudah diterapkan pada tahun ini dan hasilnya sangat menggembirakan. Strategi tersebut telah berhasil menekan angka kematian petugas hingga 80 persen dibandingkan dengan insiden Pemilu tahun 2019.
Budi melaporkan bahwa persentase kematian petugas Pemilu dari tanggal 14 hingga 18 Februari 2024 berada pada kisaran 16 persen dari jumlah kematian pada Pemilu 2019 yang mencapai 554 jiwa.
Baca Juga: Refleks Kaget pada Bayi Saat Tidur , Normal atau Tanda Bahaya?
“Sejauh ini, angka kematian petugas Pemilu mencapai sekitar 16 persen dari Pemilu sebelumnya yang jumlahnya melebihi 500. Jadi, kita bisa lihat bahwa terjadi penurunan yang sangat signifikan,” paparnya.