Example floating
Example floating
Daerah

Sosok Penembang Kidung Situbondo Tutup Usia 85 tahun | Memo Surabaya

A. Daroini
×

Sosok Penembang Kidung Situbondo Tutup Usia 85 tahun | Memo Surabaya

Sebarkan artikel ini
Menteri Agama Yagut : Sholat Idul Adha Berjamaah, Ditiadakan
Menteri Agama Yagut : Sholat Idul Adha Berjamaah, Ditiadakan

Situbondo, Memo
Sosok penembang kidung warga Desa Olean, kecamatan kota Situbondo, Jawa Timur telah tutup usia ke 85 tahun.

Meninggalnya Sosok Pengembang Kidung “Karang Kenek ” ini bernama Mbah Nasuh membuat sejumlah warga desa Olean merasa kehilangan, Isah tangispun menyelimuti suasana desa Olean.

Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berikan Program “Silaturahmi” Diskon Hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif

Kini suasana tidak ada lagi orang yang mengumandangkan tembang kidung “Karang Kenik” terngiang di telinga.

Mbah Nasuh, sang penembang kidung “Karang Kenik tersebut, berpulang paa usia 85 tahun.

Baca Juga: H2+1 Lebaran 1447 H Daop 7 Madiun Catat Berangkatkan Lebih  17 Ribu Penumpang Dihimbau Bawa Bagasi Sesuai Aturan

Almarhumah yang tak lain masih keluarga mantan kepala desa, bapak Djakfar ini mengundang banyak cerita sejarah semasa hidupnya adalah pencipta dan penembang kidung dalam syair tembang “Karang Kenik” yang kerap dilantunkan oleh Mbah Nasuh.

Syair kidung karang kenek ciptaannya bernuansa membawa pesan moral. Almarhum selalu mengumandangkan meresapi yang menyentuh siapapun yang mendengarkannya.

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

Menurut warga desa Olean, dalam lirik kidung itu almarhum kerap mengagung kan sang pembabat hutan desa yakni Pangeran Tunggul Angin dan Kyai Sudarsono.

Dalam proses pemakaman almarhumah dihadiri oleh segenap warga desa serta Kepala Desa Olean, Ansori . Dalam proses pemakamnnya , kepala desa Ansori men-sholat-kan sosok penembang legendaris di desa tersebut.

Selamat jalan Mbah Nasuh. Semoga Mbah Nasuh diterima di sisi Allah SWT. ( Edo memo)

Baca Lebih Lengkap di Sini