Example floating
Example floating
Daerah

Sosok Karmilah Tanpa Menyerah Jualan Asongan Dari Bus Ke Bus

A. Daroini
×

Sosok Karmilah Tanpa Menyerah Jualan Asongan Dari Bus Ke Bus

Sebarkan artikel ini
Foto: Terlihat Wajah Karmilah Tanpa Putus Asa Tawarkan Dagangan
Foto: Terlihat Wajah Karmilah Tanpa Putus Asa Tawarkan Dagangan
Foto: Terlihat Wajah Karmilah Tanpa Putus Asa Tawarkan Dagangan

Madiun, memo.co.id

Tersirat wajah wanita paruh baya kelahiran 57 tahun silam terlihat sudah banyak makan garam, hal ini perlu diapresiasi pasalnya dengan umur sudah setengah abab lebih semangat kerjanya tak kunjung surut.

Baca Juga: Respon Aduan Masyarakat, Saluran Irigasi di Kelurahan Ngampel Sepanjang 115 Meter Langsung Direhab Pemkot Kediri

Wanita yang memiliki satu anak serta dua cucu,yang sekarang cucu pertamanya sudah duduk dibangku SMP menjajakan dagangannya dengan naik turun bis yang masuk keterminal Madiun, membawa dagangannya berupa tahu dan pisang godog dengan cara dipikul dipundaknya untuk membantu suaminya yang bekerja sebagai kuli bangunan.

Menurut keterangan Karmilah dia berjualan sejak tarif Bis dulu Rp 6 ribu berangkat dari rumahnya Desa Nambangan kidul Madiun berjarak kurang lebih 4 Km.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

“Saya jualan sudah lama sejak dulu, yang pada waktu dulu tarif bis masih kisaran Rp 6 ribu, ” tutur Karmilah, Sabtu 16/7/2016.

Lebih lanjut Karmilah menututrkan jualan asongan sudah dia dilakukan sejak 18 tahun silam, mulai pergi berangkat jualan dari rumahnya sekitar jam 08.00 WIB sampai nanti hingga akan pulang jualan sekitar jam 14.00 WIB. “Sudah sejak umur 29 tahun silam hingga sekarang kurang lebih umur 57 tahun, untuk membantu suami saya yang pekerjaan sebagai kuli bangunan, ya sedikit membantu kehidupan keluarga, “ungkapnya.

Baca Juga: Banjir Berkah Program Spesial Ramadan 1447 H Bank Jatim Iftar Eksklusif KMG Berhadiah Umroh Hingga KPR Bunga 364 Persen Untuk Nasabah

Hal inilah perlu diteladani sebagian kecil dari ribuan orang yang mempunyai tekad yang kuat tanpa menyerah dari sosok Karmilah pedagang asongan.(joko)