Penyelewengan keuangan yang dilakukan oleh Sam Bankman-Fried (SBF) dalam kasusnya semakin terang benderang. Dalam persidangan yang melibatkan co-founder dan CTO FTX, Gary Wang, praktik curang yang melibatkan Alameda Research dan FTX terungkap dengan jelas.
Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele
Dalam kesimpulan artikel ini, kita akan merinci bagaimana modus operandi SBF, akses khusus yang diberikan kepada Alameda, hingga dampak serius yang dialami oleh para pemilik aset kripto yang menjadi nasabahnya. Berikut adalah poin-poin kunci yang perlu Anda ketahui.
Penyelewengan Keuangan Sam Bankman-Fried dan Akses Khusus Alameda Research
Rekan pendiri Sam Bankman-Fried membeberkan bagaimana eks-bos FTX itu terlibat dalam praktik curang terhadap pemilik aset kripto yang menjadi nasabahnya dalam sebuah laporan CNBC International. Dalam persidangan yang melibatkan SBF, Gary Wang, co-founder dan CTO FTX, mengungkapkan penyelewengan keuangan yang terjadi selama dia berperan dalam manajemen FTX.
Ternyata, modus operandi SBF sangat sederhana. Ia memerintahkan agar Alameda Research, perusahaan perdagangan aset kripto yang dimilikinya, diberikan akses istimewa ke FTX.
Wang sudah mengenal Bankman-Fried sejak mereka masih bersekolah di SMA. Dia memiliki 10 persen saham di Alameda, sementara 90 persennya berada di bawah kendali SBF.
Dalam persidangan, Wang menjelaskan bahwa perangkat lunak FTX telah dimodifikasi dengan kode khusus yang memberikan Alameda akses istimewa mirip dengan “mode curang” dalam video game. Akses khusus ini memungkinkan Alameda untuk mengakumulasi utang sebesar US$ 8 miliar di FTX.
Wang menjelaskan, “Kami memberikan akses istimewa ke FTX sehingga Alameda dapat menarik dana dalam jumlah tak terbatas.” Alameda memiliki kebebasan untuk menarik dana dari FTX dan mentransfernya ke mana pun yang mereka inginkan. Selain itu, Alameda juga memiliki fasilitas pinjaman dengan batas hingga US$ 65 miliar.
“Saat pengguna menyetor dolar AS, dana tersebut sebenarnya masuk ke Alameda. Semua ini telah tertanam dalam kode komputer. Alameda bisa memiliki neraca negatif dan menarik dana tanpa batas,” tambah Wang.
Modus Operandi, Dampak, dan Ancaman di Balik Kasus FTX
Kode khusus ini telah diciptakan oleh Nishad Singh, direktur rekayasa di FTX, dan telah diperiksa oleh Wang. Semua ini, menurut Wang, dilakukan atas perintah Bankman-Fried.
Wang juga menceritakan tentang pinjaman pribadi yang bernilai antara US$ 200 hingga US$ 300 juta atas namanya, yang sebenarnya tidak pernah ia terima. Dana-dana ini justru digunakan untuk berinvestasi dalam perusahaan lain atas nama FTX. Semua tindakan tersebut dilakukan oleh Bankman-Fried.
Pada awal tahun 2020, Wang baru menyadari bahwa neraca negatif Alameda jauh melebihi pendapatan yang diterima oleh FTX. Ini merupakan tanda bahwa Alameda telah mengambil dana dari nasabah FTX. Wang mengungkap bahwa ia telah beberapa kali menanyakan hal ini kepada SBF.
Pada akhir tahun 2021, Wang menemukan bahwa dana sebesar US$ 3 miliar telah ditarik dari fasilitas pinjaman senilai US$ 65 miliar yang dimiliki oleh Alameda.
Wang menegaskan bahwa meskipun ia adalah rekan pendiri, keputusan mengenai semua perbedaan pendapatan “pada akhirnya selalu ditentukan oleh Sam.”
SBF kini menghadapi ancaman hukuman penjara hingga 100 tahun atas tuduhan penipuan yang melibatkan penyalahgunaan dana pengguna FTX yang bernilai miliaran dolar AS. Sidang mereka dijadwalkan dimulai pada bulan Oktober. SBF menyatakan bahwa mereka tidak bersalah atas semua tuduhan yang diarahkan kepada mereka.
Eksposé Terbaru Kasus Sam Bankman-Fried: Mengungkap Penyelewengan Keuangan dan Ancaman Penjara
Kasus ini juga melibatkan aspek lain, seperti pinjaman pribadi yang bernilai miliaran dolar AS atas nama Gary Wang yang sebenarnya tidak pernah ia terima. Dana-dana ini digunakan untuk berinvestasi dalam perusahaan lain atas nama FTX, dan semua tindakan tersebut dilakukan oleh Bankman-Fried.
Ancaman hukuman penjara hingga 100 tahun juga menggantung di atas kepala SBF atas tuduhan penipuan yang melibatkan penyalahgunaan dana pengguna FTX yang bernilai miliaran dolar AS. Sidang mereka dijadwalkan dimulai pada bulan Oktober, sementara SBF terus bersikeras bahwa mereka tidak bersalah atas semua tuduhan yang diarahkan kepada mereka.












