Selain itu, moderator TikTok memiliki akses ke alat internal bernama Lighthouse yang memungkinkan mereka mengakses informasi tentang pengguna, seperti jenis perangkat yang digunakan. Namun, informasi lebih rinci membutuhkan izin tambahan.
TikTok juga memperbolehkan promosi portal yang dioperasikan oleh Andrew Tate, yang tercatat dalam daftar internal sebagai promosi ideologi kebencian. Namun, portal lain seperti Real World Portal diizinkan meskipun kontroversi terkait pemiliknya.
Baca Juga: Serangan Hacker Guncang TikTok! CNN dan Paris Hilton Terkena Dampak!
Keterlibatan tokoh sayap kanan seperti Tommy Robinson juga tercatat dalam daftar ideologi kebencian dan dilarang di platform, namun masih ada beberapa video yang menampilkan Robinson di TikTok.
Investigasi sebelumnya menunjukkan adanya sistem moderasi yang memberikan perlakuan istimewa kepada influencer dan selebritas di TikTok, bertentangan dengan pedoman moderasi yang menekankan konsistensi.
Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik
Kepala kebijakan produk global TikTok menegaskan bahwa pedoman komunitas mereka harus diterapkan secara konsisten kepada semua pengguna dan konten di platform.
Kebingungan Perlakuan Khusus: Tantangan Konsistensi dan Keadilan dalam Moderasi Konten TikTok
Berdasarkan investigasi, terdapat kebijakan moderasi yang memberikan toleransi lebih kepada influencer dan selebritas, bertentangan dengan pedoman moderasi yang menekankan kesetaraan perlakuan untuk semua konten dan pengguna.
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
Hal ini menyoroti kebutuhan akan konsistensi dan transparansi dalam menangani konten di platform media sosial.












