Example floating
Example floating
Peristiwa

Serangan Buaya di Desa Roraya: Warga Diterkam dan Hilang Terbawa Arus Sungai

Avatar
×

Serangan Buaya di Desa Roraya: Warga Diterkam dan Hilang Terbawa Arus Sungai

Sebarkan artikel ini
Serangan Buaya di Desa Roraya Warga Diterkam dan Hilang Terbawa Arus Sungai

MEMO, Konawe Selatan: Seorang warga Desa Roraya, Tinanggea, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara bernama Rode (50) menjadi korban serangan buaya yang mengejutkan pada Rabu, 5 Juli 2023.

Kejadian tragis ini terjadi ketika Rode dan istrinya sedang beraktivitas di tepi sungai. Tiba-tiba, buaya tersebut menerkam Rode dan ia hilang terbawa arus sungai.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

Plt Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Kendari, Hidayat, segera merespons kejadian ini dan meluncurkan operasi pencarian yang intensif.

Kronologi Serangan Buaya di Desa Roraya: Rode (50) Diterkam dan Menghilang

Seorang warga Desa Roraya, Tinanggea, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara bernama Rode (50) mengalami serangan buaya pada hari Rabu, 5 Juli 2023. Kepala sementara Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Basarnas Kendari, Hidayat, menjelaskan bahwa korban tersebut kemudian hilang terbawa arus sungai.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Hidayat menceritakan kronologi kejadian yang dimulai sekitar pukul 15.00 Wita. Korban sedang berada di tepi sungai bersama istrinya.

Tiba-tiba, buaya menyerang korban dan dia hilang terbawa arus sungai. Istri korban yang menyaksikan kejadian tersebut segera mencari bantuan dari warga sekitar, namun upaya pencarian yang dilakukan tidak membuahkan hasil.

Baca Juga: Duka Bencana Petang Di Kepuhkembeng Jombang Puting Beliung Rusak Rumah Musala Dan Warung Kopi Hingga Warga Alami Trauma

Keluarga Korban Melaporkan Serangan Buaya: Pencarian dan Pertolongan Dilakukan

Kemudian, keluarga korban, Arpa, melaporkan kejadian ini kepada petugas KPP Kendari sekitar pukul 18.50 Wita. Berdasarkan laporan tersebut, Tim Rescue KPP Kendari segera berangkat ke tempat kejadian pada pukul 19.05 Wita.

Hidayat menjelaskan, tim pencarian dan pertolongan tersebut berangkat untuk memberikan bantuan dalam upaya SAR. Jarak antara tempat kejadian dengan KPP Kendari adalah sekitar 91 KM,” tambah Hidayat.

Tim SAR yang terlibat dalam operasi tersebut menggunakan peralatan utama seperti 1 unit mobil penyelamat dan 1 mobil ambulans. Selain itu, mereka juga menggunakan 1 unit perahu karet, 1 set alat pendeteksi aquaeye, dan peralatan keselamatan lainnya.

Serangan buaya yang terjadi di Desa Roraya, Tinanggea telah mengakibatkan seorang warga bernama Rode hilang terbawa arus sungai. Istri korban menyaksikan serangan tersebut dan segera mencari bantuan.

Keluarga korban melaporkan kejadian ini kepada petugas KPP Kendari, yang kemudian membentuk tim SAR untuk melakukan pencarian.

Meskipun upaya pencarian sudah dilakukan dengan peralatan dan perahu karet yang tepat, korban belum ditemukan hingga saat ini.

Kejadian ini menjadi peringatan penting akan bahaya buaya di daerah tersebut dan menegaskan pentingnya kesadaran akan keselamatan saat beraktivitas di dekat sungai.