Example floating
Example floating
Jatim

Semeru Menggeliat! Dua Kali Erupsi Dahsyat Lontarkan Abu Setinggi 1 Kilometer

A. Daroini
×

Semeru Menggeliat! Dua Kali Erupsi Dahsyat Lontarkan Abu Setinggi 1 Kilometer

Sebarkan artikel ini
Semeru Menggeliat! Dua Kali Erupsi Dahsyat Lontarkan Abu Setinggi 1 Kilometer

Pada erupsi pertama yang terjadi menjelang dini hari, gumpalan abu setinggi 600 meter terlihat membumbung ke atmosfer. Arah penyebaran abu juga dominan menuju ke sisi barat dengan intensitas ketebalan yang signifikan.

“Kami mengamati kolom abu berwarna abu-abu dengan ketebalan yang cukup pekat bergerak ke arah Barat. Erupsi ini terekam dalam seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan berlangsung selama 150 detik,” jelas Yadi lebih lanjut.

Baca Juga: Waspada Hujan Lebat Picu Longsor di Sumbermalang Situbondo Pondasi Dapur Rumah Warga Rusak Hingga Terancam Amblas

Gunung Semeru memang dikenal sebagai gunung api aktif yang secara periodik mengeluarkan erupsi. Aktivitas vulkaniknya terus dipantau secara saksama oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Berdasarkan informasi dari Aplikasi MAGMA Indonesia, status gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut ini masih berada pada level Waspada atau Level II.

Menyikapi aktivitas vulkanik yang meningkat ini, PVMBG mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat untuk menjauhi zona berbahaya yang berada di sekitar kawah puncak dan sepanjang aliran sungai yang berhulu di Semeru. Warga yang tinggal di sekitar lereng gunung juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya bencana susulan.

Baca Juga: Waspada Hujan Lebat 50 Rumah di Kemlagi Mojokerto Terdampak Banjir Luapan Sungai Marmoyo Hingga Rendam Pemukiman Warga

Selain bahaya awan panas, PVMBG juga memberikan peringatan akan kemungkinan terjadinya guguran lava dan aliran lahar dingin, terutama saat curah hujan tinggi. Jalur-jalur sungai yang bermuara dari puncak Mahameru menjadi area yang sangat perlu diwaspadai karena berpotensi membawa material vulkanik yang berbahaya. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.